Rabu, 18 FEBRUARI 2026 • 19:40 WIB

Mahasiswa FK UNAIR Sukses Taklukkan Ajang Menyanyi Internasional, Raih 2 Gelar Sekaligus

Author

As Syifa Adn, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga memenangkan Adult Category dan Grand Prix Winner Solo Singing International Competition di Yogyakarta International Choral Festival (unair.ac.id)

INDOZONE.ID - Prestasi non-akademik kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair), As Syifa Adn, yang berhasil meraih dua juara sekaligus dalam ajang Yogyakarta International Choral Festival

Kompetisi paduan suara bertaraf internasional tersebut diikuti ribuan peserta dari berbagai negara dan menjadi salah satu festival vokal paling bergengsi di Indonesia.

Dalam kompetisi tersebut, ia membawa pulang kategori Winner of Adult Category serta Grand Prix Winner Solo Singing International Competition usai bersaing dengan peserta dari berbagai latar belakang dan negara.

“Saya merasa bangga dan bersyukur karena berhasil menyabet dua juara pada kompetisi ini. Selain itu, Grand Prix Winner ini merupakan penghargaan tertinggi yang ada di kompetisi ini. Sehingga memenangkannya merupakan suatu kebanggan luar biasa bagi saya, terlebih kompetisi ini sudah bertaraf internasional dengan peserta dari berbagai negara,” ujarnya dengan bangga.

Baca juga: UHB Dorong Ekonomi Lokal Lewat Pelatihan Produksi Sabun Cuci Piring Ramah Lingkungan

Ketertarikannya pada dunia tarik suara telah tumbuh sejak lama. Meski menempuh pendidikan di bidang kedokteran dengan jadwal perkuliahan yang padat, ia tetap aktif mengembangkan kemampuan vokalnya dan mengikuti berbagai kompetisi.

Baginya, musik menjadi ruang ekspresi sekaligus sarana pengembangan diri di tengah kesibukan akademiknya.

Prestasi tersebut diraih melalui perjuangan panjang di tengah padatnya aktivitas perkuliahan dan kegiatan organisasi. Ia mengaku harus membagi waktu secara disiplin antara studi dan latihan vokal agar dapat tampil maksimal.

Akhirnya dengan sisa waktu singkat dari pendaftaran sampai kompetisi, saya intens latihan dan mulai belajar lagi dengan menekuni belajar teknik-teknik yang sangat susah dalam lagu yang akan dibawakan. Terlebih harus membagi waktu untuk urusan akademik dan kesibukan lainnya, sehingga perjuangan ini terasa cukup menantang,” tambahnya.

Baca juga: Lulus Kuliah Tapi Belum Kerja? Ini 5 Aktivitas Produktif yang Harus Kamu Coba

Akibat latihan intensif yang padat, ia sempat mengalami radang tenggorokan hingga harus mendapatkan perawatan saat acara puncak tiba. Meski demikian, ia tetap memilih melanjutkan perlombaan berkat dukungan pelatih vokal, keluarga, serta pihak fakultas.

Saya kembali membawakan “Bridge Over Troubled Water” dari Sohyang karena ingin memperbaiki kekurangan saya pada kompetisi sebelumnya dengan membawakan lagu serupa. Kalau hari ini masih terasa sulit, jangan berhenti. Tetap melangkah, tetap konsisten, karena usaha kita akan berubah menjadi pencapaian yang dulu hanya kita doakan,” lanjutnya.

Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu menyeimbangkan prestasi akademik dan non-akademik secara bersamaan.

Pihak fakultas turut mengapresiasi pencapaian tersebut sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mengharumkan nama kampus di kancah internasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Unair.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU