Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Selasa, 17 FEBRUARI 2026 • 19:20 WIB

Imbauan dari UNDIP: Modus Penipuan Lewat Telepon Makin Canggih, Literasi Digital Jadi Senjata Wajib

Imbauan dari UNDIP: Modus Penipuan Lewat Telepon Makin Canggih, Literasi Digital Jadi Senjata WajibUniversitas Diponegoro, Semarang. (Foto: ZCreators @Aulia Faradiva)

INDOZONE.ID - Modus penipuan digital sekarang makin kreatif, bahkan bisa dibilang makin “niat”. Kalau dulu orang sering kena tipu lewat SMS atau chat random, sekarang pelaku mulai pakai cara yang lebih meyakinkan yaitu telepon langsung.

Suaranya rapi, bahasanya formal, bahkan kadang tahu data pribadi kita. Ujung-ujungnya bikin panik dan tanpa sadar kita nurut aja.

Melihat tren yang makin bikin resah ini, Universitas Diponegoro atau UNDIP resmi mengimbau seluruh civitas academica supaya lebih waspada terhadap penipuan telepon yang mengatasnamakan lembaga resmi.

Kampus menegaskan, keamanan digital bukan cuma soal teknologi canggih, tapi juga soal kesadaran kita sendiri dalam menjaga data pribadi dan berpikir kritis.

Di zaman serba digital kayak sekarang, semua orang wajib punya “radar curiga”. Apalagi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan yang tiap hari berurusan dengan sistem digital. Semakin aktif online, semakin besar juga potensi jadi target.

Baca juga: Keren! FIB Undip Juara 1 Realisasi RGA per Dosen di Anugerah Capaian Kinerja Undip 2025

Latar Belakang Imbauan Kampus

Menurut UNDIP, belakangan ini makin banyak laporan soal telepon penipuan yang mengaku dari lembaga resmi.

Modusnya macam-macam, ada yang mengaku aparat, petugas pajak, pegawai bank, bahkan lembaga pemerintah. Strateginya simpel tapi efektif yaitu bikin panik dulu.

Korban biasanya dikasih tahu kalau mereka punya masalah hukum, tunggakan pajak, pelanggaran administrasi, atau rekening yang mau diblokir. Semua disampaikan dengan nada serius dan mendesak.

Pelaku sengaja bikin situasi terasa darurat, supaya korban nggak sempat mikir panjang. Dalam kondisi panik, banyak orang akhirnya langsung kasih data pribadi. Bahkan ada yang transfer uang karena takut masalahnya makin besar.

Kampus melihat pola ini sebagai ancaman serius. Karena itu UNDIP merasa penting untuk mengingatkan seluruh civitas academica agar lebih waspada dan nggak mudah terpancing.

Keamanan Data Civitas Academica Tetap Terjaga

UNDIP juga memastikan bahwa data yang tersimpan di server universitas aman dan terlindungi.

Tidak ada kebocoran data dari sistem internal yang bisa dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab.

Kampus juga menegaskan satu hal penting, yaitu UNDIP tidak pernah membagikan data pribadi mahasiswa, dosen, atau tenaga kependidikan ke pihak luar tanpa otorisasi resmi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Imbauan dari UNDIP: Modus Penipuan Lewat Telepon Makin Canggih, Literasi Digital Jadi Senjata Wajib

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!