Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Kamis, 26 FEBRUARI 2026 • 10:56 WIB

Gagal Ujian? Ini 5 Tahap Kesedihan yang Akan Kamu Alami dan Cara Mengatasinya

Gagal Ujian? Ini 5 Tahap Kesedihan yang Akan Kamu Alami dan Cara MengatasinyaIlustrasi mahasiswa mendapatkan hasil ujian dengan nilai jelek. (AI/Gemini)

INDOZONE.ID - Pernah merasa dunia seperti runtuh saat melihat hasil ujian tidak sesuai harapan? Tenang, kamu nggak sendirian. Rasa kecewa setelah gagal ujian memang wajar dan hampir semua orang pernah mengalaminya.

Menariknya, perasaan sedih karena gagal ujian ternyata punya tahapan emosional yang biasanya dilewati seseorang. Mulai dari menolak kenyataan, merasa marah, hingga akhirnya bisa menerima kondisi tersebut atau kerap dikenal sebagai istilah 5 Stages of Grief.

Memahami proses ini penting supaya kamu tidak larut terlalu lama dalam kekecewaan saat mengalami ujian yang gagal. Dengan mengenali setiap fase, kamu bisa mengelola emosi dengan lebih sehat dan menemukan cara untuk bangkit kembali dengan cara yang positif.

5 Tahap Kesedihan Setelah Gagal Ujian

Baca juga: Mau Kuliah di UII Yogyakarta? Ini 6 Jurusan Paling Diminati dan Prospek Kerjanya

1. Penolakan (Denial)

Saat pertama kali melihat hasil ujian yang tidak sesuai harapan, reaksi yang sering muncul pertama adalah menolak kenyataan.

Kamu akan merasa sulit percaya dengan hasil ujian yang didapat, apalagi jika sebelumnya sudah belajar tekun dan menaruh ekspektasi tinggi.

Fase ini sebenarnya wajar kamu rasai karena menjadi respon alami tubuh untuk melindungi diri dari rasa kecewa yang teramat berat.

Untuk membantu melewati tahap ini, kamu bisa mulai berbagi cerita dengan orang terdekat agar perasaan mu itu tidak dipendam sendiri dan pikiran dapat menjadi lebih tenang.

2. Kemarahan (Anger)

Setelah kamu mulai memahami situasi, perasaan marah dan frustrasi biasanya akan muncul.

Emosi ini juga normal sebagai bagian dari proses menerima kegagalan yang kamu dapatkan. Namun, penting untuk mengelola kemarahan dengan cara yang sehat, misalnya dengan berolahraga, melakukan kegiatan produktif, atau mencari tahu penyebab utama rasa kesal itu agar emosi tidak terus berlarut.

Baca juga: Mau Kuliah di UII Yogyakarta? Ini 6 Jurusan Paling Diminati dan Prospek Kerjanya

3. Berandai-andai (Bargaining)

Di tahap ini, pikiran sering dihantui oleh penyesalan dan pengandaian.

Kamu bisa saja berpikir, “Seandainya dulu belajar lebih serius” atau “Kalau saja bisa mengulang waktu, aku akan memberikan yang terbaik.

Fokus pada hal-hal yang tidak bisa diubah justru membuat kamu sulit move on dari kegagalan. Karena itu, cobalah mengalihkan pikiran dengan aktivitas yang menenangkan seperti menulis jurnal atau meditasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Smb.telkomuniversity.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Gagal Ujian? Ini 5 Tahap Kesedihan yang Akan Kamu Alami dan Cara Mengatasinya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!