Kamis, 19 FEBRUARI 2026 • 13:00 WIB

Administrasi Publik Kerja Apa? Ini 7 Peluang Karier untuk Lulusannya

Author

Ilustrasi lulusan Administrasi Publik (Freepik)

INDOZONE.ID - Lulusan Administrasi Publik memiliki kemampuan dalam mengelola organisasi, membuat perencanaan, menganalisis kebijakan, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kemampuan tersebut membuat lulusan jurusan ini dibutuhkan di berbagai sektor. Berikut tujuh peluang karier yang bisa dipilih oleh lulusan Administrasi Publik.

7 Peluang Karier untuk Lulusan Jurusan Administrasi Publik

Baca juga: Strategi Mulus Lolos UPI: Pilih Jurusan Sepi Peminat dengan Prospek Kerja Luas

1. Aparatur Sipil Negara (ASN)

Menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan salah satu pilihan karier yang cocok untuk lulusan Administrasi Publik.

Pekerjaan ini akan mengajakmu terlibat langsung dalam pelaksanaan program pemerintah dan pelayanan publik.

Tugasnya meliputi mengelola dokumen administrasi, membantu menyusun program kerja, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.

ASN dapat bekerja di berbagai instansi, seperti kementerian, dinas pemerintah daerah, lembaga negara, maupun badan pemerintahan lainnya.

2. Analis Kebijakan Publik

Analis kebijakan publik bertanggung jawab untuk mempelajari, mengevaluasi, dan memberikan rekomendasi terkait kebijakan yang dibuat oleh pemerintah atau organisasi.

Tugas utamanya meliputi pengumpulan riset, mengumpulkan data, serta menganalisis dampak suatu kebijakan terhadap masyarakat.

Hasil analisis tersebut nantinya akan digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan.

Profesi ini sangat penting karena membantu memastikan kebijakan yang dibuat efektif dan tepat sasaran.

3. Konsultan Kebijakan Publik

Sebagai konsultan kebijakan, tugas utamanya adalah memberikan saran dan solusi kepada pemerintah, perusahaan, atau organisasi terkait perencanaan dan pelaksanaan kebijakan.

Konsultan biasanya bekerja di perusahaan konsultan atau lembaga riset. Mereka membantu klien memahami masalah yang dihadapi, menyusun strategi, dan memberikan rekomendasi terbaik.

Profesi ini membutuhkan kemampuan berpikir kritis, analisis yang baik, serta pemahaman tentang sistem pemerintahan dan manajemen.

Jika tertarik untuk menekuni profesi konsultan kebijakan, nantinya kamu dapat bekerja di lembaga think-tank, perusahaan konsultan, atau secara independen.

Baca juga: Engineer: Profesi Penting di Balik Pembangunan dan Kemajuan Teknologi

4. Manajer Sumber Daya Manusia (Human Resources / HR)

Lulusan Administrasi Publik juga memiliki peluang untuk bekerja di bidang sumber daya manusia.

Dalam posisi ini, kamu akan bertanggung jawab mengelola karyawan, mulai dari proses rekrutmen, pelatihan, hingga evaluasi kinerja.

Selain itu, HR juga berperan dalam menciptakan lingkungan kerja yang baik serta memastikan hak dan kewajiban karyawan terpenuhi.

Kamu dapat bekerja sebagai manajer manajemen sumber daya manusia (HRD) di lembaga pemerintah, organisasi nirlaba, lembaga swadaya masyarakat (LSM), atau perusahaan swasta.

5. Public Relations (Hubungan Masyarakat)

Public Relations (PR) bertugas menjaga citra positif organisasi di mata masyarakat. Kamu akan mengelola komunikasi antara organisasi dengan publik, media, maupun pihak lain yang berkepentingan.

Tugasnya bisa meliputi membuat siaran pers, mengelola acara, serta menangani informasi yang disampaikan kepada masyarakat.

Selain itu, kamu juga harus memastikan bahwa program atau kebijakan yang diterapkan mendapat dukungan publik.

Kemampuan komunikasi, kerja sama, dan manajemen informasi sangat dibutuhkan dalam profesi Public Relations.

6. Manajer Proyek

Manajer proyek bertanggung jawab dalam merencanakan, mengelola, dan mengawasi jalannya suatu proyek. Tugasnya meliputi menyusun rencana kerja, mengatur anggaran, mengoordinasikan tim, serta memastikan proyek selesai tepat waktu.

Lulusan Administrasi Publik sangat cocok untuk posisi tersebut, terutama dalam proyek pembangunan, program pemerintah, maupun proyek sosial.

Profesi ini membutuhkan kemampuan manajemen, kepemimpinan, serta koordinasi yang baik. 

Baca juga: Wujudkan Kreativitas Nusantara, 272 Mahasiswa UMY Gelar Pameran Seni SENUSA sebagai Proyek Akhir

7. Koordinator Program CSR (Corporate Social Responsibility)

Koordinator CSR bertugas merancang dan menjalankan program sosial yang dilakukan oleh perusahaan untuk membantu masyarakat.

Program CSR bisa berupa kegiatan pendidikan, lingkungan, kesehatan, maupun pemberdayaan masyarakat.

Dalam pekerjaan tersebut, kamu akan mengelola perencanaan program, bekerja sama dengan berbagai pihak, serta mengevaluasi hasil kegiatan.

Profesi ini sangat cocok bagi kamu yang tertarik berkontribusi langsung dalam kegiatan sosial.

Kisaran Gaji Jurusan Administrasi Publik

Besaran gaji lulusan jurusan Administrasi Publik bisa berbeda-beda. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti jenis pekerjaan, pengalaman dan kemampuan, posisi atau jabatan, perusahaan, serta lokasi tempat bekerja.

Sebagai gambaran umum, berikut perkiraan gaji lulusan Administrasi Publik di beberapa sektor:

1. Sektor publik (instansi pemerintah)

Sekitar Rp1 juta hingga Rp6 juta per bulan. Biasanya, gaji awal menyesuaikan dengan aturan pemerintah dan meningkat seiring masa kerja dan golongan. 

Baca juga: 5 Prospek Kerja Lulusan Teknik Nuklir, Peluang Karier Luas dari Pemerintah hingga Swasta

2. Sektor swasta (perusahaan)

Berkisar antara Rp6 juta hingga Rp20 juta per bulan. Gaji di sektor ini cenderung lebih tinggi, terutama jika bekerja di perusahaan besar atau memiliki posisi strategis.

3. Organisasi Non-profit atau LSM

Sekitar Rp4 juta hingga Rp12 juta per bulan. Besarnya gaji tergantung pada skala organisasi, tanggung jawab pekerjaan, dan pengalaman yang dimiliki.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Jobstreet.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU