INDOZONE.ID – Bulan Ramadhan bukan hanya menjadi momen untuk meningkatkan ibadah, melainkan kesempatan emas bagi mahasiswa untuk belajar dan mempraktikkan kewirausahaan.
Selama Ramadhan, pola konsumsi masyarakat berubah secara signifikan. Permintaan makanan berbuka, perlengkapan ibadah, hingga kebutuhan Lebaran meningkat pesat.
Kondisi tersebut dapat dimanfaatkan mahasiswa sebagai peluang usaha untuk menambah penghasilan sekaligus melatih jiwa bisnis sejak dini.
5 Rekomendasi Usaha untuk Mahasiswa di Bulan Ramadhan
1. Takjil
Mahasiswa bisa memulai dari usaha yang sederhana, seperti berjualan takjil. Banyak mahasiswa tinggal di kos atau jauh dari keluarga sehingga membutuhkan makanan berbuka yang praktis.
Hal ini membuka peluang bagi mahasiswa lain untuk menjual kolak, es buah, gorengan, atau makanan ringan lainnya di sekitar kampus atau kos-kosan.
Dengan modal yang minim dan memanfaatkan media sosial untuk promosi, mahasiswa sudah bisa menjalankan usaha dengan perputaran uang yang cepat setiap hari selama Ramadhan.
2. Hampers Lebaran
Jika kamu adalah mahasiswa yang pandai mengemas produk, bisnis hampers lebaran dapat menjadi pilihan yang coock dan mempunyai nilai tambah tersendiri.
Mahasiswa bisa bekerja sama dengan teman yang memiliki usaha kue kering atau produk lain, lalu mengemasnya menjadi paket hampers lebaran yang menarik.
Target pasar mahasiswa bisa dimulai dari dosen, teman kampus, hingga lingkungan sekitar. Tidak hanya menghasilkan keuntungan, kegiatan ini juga melatih kemampuan kerja sama dan manajemen waktu.
Baca juga: Di Balik Karier Gemilang, Atlet Sepak Bola Mikael Tata Diam-diam Jadi Mahasiswa Manajemen Umsura
3. Jasa Desain Kartu Ucapan
Bagi mahasiswa dengan kemampuan desain grafis, Ramadhan menjadi momen yang tepat untuk membuka jasa desain kartu ucapan.
Banyak individu maupun pelaku UMKM membutuhkan desain ucapan Ramadhan dan Lebaran untuk dibagikan melalui media sosial ataupun dicetak menjadi sebuah angpau.
Mahasiswa dapat menawarkan jasa desain dengan harga terjangkau. Usaha ini juga sangat fleksibel karena bisa dikerjakan dari mana saja tanpa mengganggu jadwal kuliah.
4. Kue Kering Lebaran
Mahasiswa yang memiliki keterampilan memasak juga berkesempatan memanfaatkan momentum tersebut dengan menjual kue kering menjelang Lebaran.
Sistem pre-order sangat cocok diterapkan agar produksi sesuai dengan jumlah pesanan. Dengan mempromosikan produk melalui media sosial, mahasiswa mampu menjangkau pasar yang cukup luas.
Selain melatih kemampuan produksi, usaha kue kering juga akan mengajarkan mahasiswa tentang perhitungan modal, harga jual, dan keuntungan.
Baca juga: UHB Dorong Ekonomi Lokal Lewat Pelatihan Produksi Sabun Cuci Piring Ramah Lingkungan
5. Buasana Muslim
Di bidang fashion, mahasiswa bisa menjadi reseller atau dropshipper busana muslim tanpa perlu menyimpan banyak stok barang.
Menjelang Idulfitri, mahasiswa dan masyarakat umum biasanya mencari pakaian baru seperti gamis, baju koko, atau hijab.
Dengan memanfaatkan marketplace dan tren yang sedang populer, mahasiswa dapat menjalankan bisnis ini secara fleksibel di sela-sela aktivitas akademik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Cakrawala.ac.id