Senin, 16 MARET 2026 • 19:40 WIB

Keren! Mahasiswa Umsida Juara 1 Tahfidz Internasional 30 Juz, Kalahkan Peserta dari 11 Negara

Author

Irji’ Ulchaq. (umsida.ac.id)

INDOZONE.ID - Prestasi gemilang kembali dicatatkan oleh salah seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida). Irji’ Ulchaq, mahasiswa semester 4 Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), sukses menyabet Juara 1 dalam ajang International Hifz Quran Competition untuk kategori 30 juz yang digelar di Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI).

Irji’, yang juga menjabat sebagai Ketua HIMA PBA periode 2025–2026, mengaku sempat tak percaya bisa meraih posisi puncak dalam kompetisi bergengsi tersebut, apalagi ini adalah pengalaman pertamanya berlomba jauh dari rumah.

“Rasa syukur, terkejut, dan bahagia menjadi satu. Karena ini pertama kali saya merasakan lomba di luar pulau, dan langsung juara satu. Bagi saya ini merupakan lonjakan yang sangat besar,” tuturnya.

Kompetisi ini bukan ajang sembarangan. Diikuti oleh peserta dari 11 negara, ia harus bersaing ketat dengan 38 delegasi terbaik lainnya di kategori 30 juz.

Baca juga: Jangan Asal Pilih! Ini 5 Tips Memilih Kampus yang Tepat untuk Masa Depan

Bagi Irji’, momen lomba yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan ini menjadi penyemangat tersendiri.

Tentu tujuan saya mengikuti lomba ini adalah untuk mengasah kemampuan, sekaligus menjadi momentum untuk murajaah dan memperbanyak tilawah di bulan Ramadan,” jelasnya.

Menariknya, Irji’ tidak melakukan persiapan khusus yang berlebihan meski level perlombaannya adalah internasional.

Kesibukannya sebagai aktivis IMM, mengurus organisasi, hingga menjadi imam tarawih dan mengisi kultum, membuatnya harus pintar membagi waktu.

Baca juga: 5 Prospek Kerja Lulusan Teknologi Pangan, Gajinya Bisa Tembus Rp15 Juta per Bulan

Kunci suksesnya ternyata terletak pada konsistensi metode hafalan yang ia jalani sehari-hari: tilawah minimal 2,5 juz, murajaah surat sulit, dan rutin mendengarkan Al-Qur'an.

Yang paling penting adalah istima’, yaitu mendengarkan murottal setiap saat saya melakukan aktivitas, dan kadang juga dibantu dengan Airbud,” ungkapnya.

Perjuangannya berbuah manis berkat dukungan penuh dari lingkungan kampus, mulai dari doa teman-teman hingga fasilitas akomodasi menuju Riau yang disediakan oleh universitas.

Alhamdulillah saya mendapatkan banyak dukungan dan doa, terutama dari teman-teman PBA, dosen serta pembimbing saya. Saya juga mendapatkan tunjangan transportasi dan akomodasi ketika berada di Riau,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Umsida.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU