Ilustrasi mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Inggris (Freepik)
INDOZONE.ID - Bagi calon mahasiswa yang tertarik dengan dunia bahasa dan humaniora, jurusan Sastra Inggris dan Pendidikan Bahasa Inggris sering kali terlihat mirip.
Keduanya sama-sama mempelajari bahasa Inggris, sehingga banyak pelajar SMA/SMK yang bingung memilih di antara keduanya.
Padahal, kedua program studi tersebut memiliki fokus pembelajaran, kurikulum, dan arah karier yang berbeda.
Berikut perbedaan Sastra Inggris dan Pendidikan Bahasa Inggris yang perlu dipahami mahasiswa.
Jurusan Sastra Inggris berfokus pada kajian akademik mengenai bahasa, karya sastra, serta budaya masyarakat berbahasa Inggris.
Mahasiswa akan mempelajari berbagai bentuk karya sastra seperti novel, puisi, drama, dan prosa dari berbagai periode sejarah.
Dalam perkuliahannya, mahasiswa juga akan mempelajari analisis teks, teori sastra, serta konteks budaya dan sejarah yang melatarbelakangi karya tersebut.
Tujuannya adalah untuk memahami bagaimana bahasa digunakan sebagai medium ekspresi dan bagaimana sastra mencerminkan kehidupan sosial serta budaya.
Beberapa materi yang biasanya dipelajari antara lain:
Lulusan Sastra Inggris biasanya memiliki kemampuan analisis bahasa dan karya sastra yang kuat.
Peluang karier mereka cukup beragam, seperti menjadi penulis, editor, penerjemah, kritikus sastra, hingga akademisi.
Baca juga: Mengapa Mahasiswa Wajib Menguasai Excel? Ini 4 Manfaatnya untuk Kuliah dan Karier
Berbeda dengan Sastra Inggris, jurusan Pendidikan Bahasa Inggris lebih berfokus pada ilmu pedagogi atau ilmu mengajar bahasa Inggris.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Edunitas.com