Bangga! Mahasiswa UNEJ Juara 1 Kompetisi Internasional di NTU Singapura, Kalahkan Kampus Top Dunia
INDOZONE.ID - Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Jember kembali menorehkan prestasi di kancah internasional.
Tim Valiandru Logawa yang beranggotakan Haydar Mousa Robbani, Moch. Alfarizki Samputra, dan Jalu Ilyas Setyoputro berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Bridge Design Competition 2026 yang digelar di Nanyang Technological University Singapura pada 12 April 2026.
Motivasi utama tim mengikuti kompetisi ini berangkat dari keinginan melanjutkan tradisi juara yang telah diraih kakak tingkat mereka dalam beberapa tahun terakhir.
“Kami tertantang untuk menjadi pewaris kemenangan keempat kalinya. Sejak mahasiswa baru, kami sudah terbiasa mengikuti lomba-lomba tingkat nasional, sehingga pengalaman itu menjadi bekal penting menghadapi kompetisi internasional,” tutur Haydar.
Baca juga: UPI Gelar Forum "SPPIK Mendengar", Perkuat Sistem Pelaporan dan Keamanan Kasus Kekerasan di Kampus
Dalam kompetisi tersebut, tim menghadirkan desain jembatan sederhana, namun tetap unggul dari sisi kekuatan.
“Jam terbang dari lomba nasional membuat kami terbiasa menghadapi kasus serupa. Jembatan kami memang simpel, tetapi sangat kuat. Itu yang membuat kami unggul,” lanjutnya.
Sesuai aturan lomba, peserta hanya diperbolehkan menggunakan kombinasi kayu balsa dan kayu bass yang direkatkan dengan lem adhesive. Dengan jumlah material yang terbatas, tim UNEJ mampu mengoptimalkan bahan tersebut secara tepat pada setiap bagian struktur, sehingga menghasilkan jembatan yang kokoh walaupun terlihat sangat sederhana.
Persiapan yang dilakukan tim pun tidak hanya berfokus pada desain dan konstruksi, tetapi juga mencakup strategi serta kesiapan mental.
Baca juga: Wujudkan Pendidikan Setara, UNAIR Beri Pelayanan Inklusif bagi 22 Peserta Disabilitas UTBK
Pada kompetisi tersebut, tim UNEJ berhasil menempati posisi pertama, disusul tim dari Institut Teknologi Bandung di peringkat kedua dan Universitas Brawijaya di posisi ketiga. Ajang ini diikuti oleh 234 tim dari berbagai perguruan tinggi ternama di dunia.
Koordinator Program Studi Teknik Sipil UNEJ, Ketut Aswatama Wiswamitra, menyebut capaian tersebut sebagai bukti bahwa mahasiswa UNEJ mampu bersaing di tingkat global.
“Prestasi mahasiswa di NTU menunjukkan bahwa prodi kami mampu bersaing di level internasional. Bentuk dukungan dari prodi tidak hanya berupa fasilitas, tetapi juga pendampingan intensif dari dosen pembimbing, serta tradisi turun menurun dari kakak tingkat yang terus menerapkan ilmu kepada angkatan selanjutnya, sehingga mereka sudah memiliki bekal dari kakak tingkat tersebut,” paparnya.
Ia juga mendorong mahasiswa lain untuk aktif mengikuti kompetisi sebagai sarana mengasah kemampuan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Unej.ac.id