Rabu, 17 JUNI 2026 • 12:28 WIB

LPMB UNAIR Hadirkan WOMENAIR, Berdayakan Perempuan Indonesia

Author

Ketua LPMB UNAIR, Prof Hery Purnobasuki MSi PhD saat memberikan sambutan pada kegiatan WOMENAIR (PHMP UNAIR)

INDOZONE – Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan (LPMB) bersama SDGs Center UNAIR berdedikasi untuk menguatkan kapasitas intelektual, kepercayaan diri, dan keterampilan ekonomi kreatif berbasis budaya bagi perempuan melalui kegiatan WOMENAIR. Kegiatab ini bertajuk Lead, Create, Inspire: Transformasi Perempuan yang Berdaya dan Berbudaya. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (9/5/2026) di Auditorium Candradimuka, GKB Kampus MERR-C UNAIR.  

WOMENAIR hadir dengan berbagai agenda kreatif, mulai dari Talkshow yang menghadirkan tiga pembicara inspiratif, yakni Dr Tri Agustina SE MSi, Rizqina Putri SSos MMedKom, serta Tabitha Neema Christy SPsi. Ada pula Creative Workshop Batik Painting bersama Nine Art Gallery dan Flower Arranging bersama Diana Workshop Class.

Baca juga: Bangga! Mahasiswa Unair Kembangkan Balutan Luka Ramah Lingkungan hingga Raih Pendanaan PKM-RE 2026

Menyelaraskan Kesetaraan Gender

Dalam sambutannya, Ketua LPMB UNAIR, Prof Hery Purnobasuki MSi PhD menilai upaya menggalakkan peran-peran dari para wanita dapat lebih meningkat lagi. Ia juga menekankan bahwa untuk bergerak secara optimal dan tidak bergerak secara parsial. Hal ini dapat terlaksana melalui integrasi, kolaborasi, dan sinergi dengan negara-negara lain. “Yang lebih penting adalah tindakannya, karena saat kita bekerja, yang akan kita lihat adalah dampaknya,” ungkapnya.

Sejalan dengan yang Prof Herry sampaikan, Ketua Dharma Wanita UNAIR, Dr dr Retno Budiyarti Madyan MKes menegaskan bahwa agenda SDGs adalah menempatkan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan sebagai fondasi utama dalam menjadikan kesejahteraan sosial dapat berkembang. Ia berharap kegiatan ini dapat membawa inspirasi, memperluas wawasan, dan memberikan motivasi untuk berkontribusi dalam menyetarakan gender. “Kegiatan ini merupakan langkah nyata memberikan kepercayaan diri dan ilmu bagi perempuan. Komitmen ini sejalan untuk mendorong perempuan lebih mandiri, kreatif, dan berperan dalam pembangunan,” imbuhnya.

Baca juga: Konferensi Nasional Vokasi 2026 Dorong Inovasi Digital untuk SDM Unggul Berkelanjutan

Kunci Penting Membangun Personal Branding

Pembicara ketiga, Rizqina Putri SSos MMedKom merupakan dosen FISIP UNAIR sekaligus Founder dan CEO PT Sinergi Bicara Indonesia serta Professional Public Speaker. Ia menekankan bahwa setiap orang adalah penjual baginya sendiri melalui peran sosial dan cara berinteraksi dengan orang lain. Ia menjelaskan bahwa personal branding terbentuk dari keseimbangan personality diri dan persona. “Kalau personality adalah dirinya, maka persona adalah bagaimana orang melihat diriku,” jelasnya.

Selain itu, Putri juga mengajak peserta untuk terus bertumbuh melalui komunitas dan komunikasi yang efektif. Ia memperkenalkan komunitas “Teman Bicara” sebagai wadah belajar komunikasi, public speaking, hingga pengembangan diri secara gratis dan terbuka untuk semua kalangan. “Yang kita butuhkan tidak hanya ilmunya saja, tetapi teman untuk bertumbuh dan berdaya bersama,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Universitas Airlangga

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU