Senin, 08 JUNI 2026 • 09:45 WIB

Tak Perlu Lagi Catat di Buku, Mahasiswa USM Hadirkan Aplikasi Keuangan untuk Pelaku UMKM yang Efisien

Author

Mahasiswa KKN Tematik VI USM kembangkan aplikasi arus kas berbasis mobile bernama CashFlow UMKM. (usm.ac.id)

INDOZONE.ID - Johan Cornelis Adi Saputra, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Semarang (USM), mengembangkan aplikasi pengelolaan arus kas UMKM berbasis mobile untuk pelaku usaha di RW 05 Kelurahan Tegalsari, Semarang.

Program yang dilaksanakan pada 3 Mei 2026 itu merupakan bagian dari KKN Tematik VI USM dan bertujuan untuk membantu UMKM mengelola keuangan usaha secara lebih efektif melalui pemanfaatan teknologi digital.

Inovasi tersebut berawal dari hasil observasi lapangan yang menunjukkan sebagian besar pelaku UMKM masih mencatat pemasukan dan pengeluaran secara manual menggunakan buku tulis.

Kondisi tersebut membuat banyak pelaku usaha kesulitan memantau kondisi keuangan maupun menyusun laporan saat membutuhkan tambahan modal usaha.

Baca juga: Ungguli 60 Delegasi, Mahasiswa Unand Raih Juara 1 National Legal Opinion Competition 2026

Melihat permasalahan tersebut, Johan merancang aplikasi mobile bernama CashFlow UMKM yang dapat digunakan secara efisien tanpa koneksi internet.

Aplikasi tersebut dirancang agar mudah dioperasikan oleh pelaku usaha kecil yang belum terbiasa menggunakan sistem keuangan berbasis digital.

CashFlow UMKM dilengkapi dua fitur utama, yakni pencatatan keuangan dan kasir digital. Melalui fitur pencatatan keuangan, pengguna dapat mencatat pemasukan maupun pengeluaran berdasarkan berbagai kategori, seperti bahan baku, operasional, transportasi, hingga gaji karyawan.

Sementara itu, fitur kasir digital memungkinkan pelaku usaha melakukan transaksi penjualan dengan lebih praktis.

Baca juga: Rasakan Jadi Mahasiswa Sehari, Pelajar Ikuti Trial Class DCB Telkom University

Sistem dapat menghitung total pembayaran dan uang kembalian secara otomatis, serta menyediakan struk digital yang dapat dibagikan kepada pelanggan melalui WhatsApp.

Seluruh transaksi yang tercatat pada fitur kasir akan langsung terhubung dengan laporan keuangan sehingga pengguna tidak perlu melakukan pencatatan ulang yang menguras waktu.

Selain itu, aplikasi ini juga menyediakan dashboard tentang ringkasan keuangan harian, mingguan, bahkan bulanan untuk membantu pemilik usaha memantau perkembangan bisnisnya.

Tak hanya itu, CashFlow UMKM dilengkapi fitur pengelolaan anggaran, ekspor laporan ke format PDF dan Excel, serta fasilitas backup dan restore data.

Baca juga: Mahasiswa Bukan Sekadar Pengkritik! Menilik Makna Baru Agent of Change di Era Digital

Seluruh data tersimpan langsung di perangkat pengguna sehingga aplikasi tetap dapat digunakan secara offline kapan saja.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Usm.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU