Rabu, 10 JUNI 2026 • 15:00 WIB

Ubaya Gelar Pap Smear Gratis, Dorong Perempuan Waspada Kanker Serviks Sejak Dini

Author

Pemeriksaan Pap Smear Gratis di Ubaya (ubaya.ac.id)

INDOZONE.ID - Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan kaum perempuan di lingkungan akademis, Universitas Surabaya (Ubaya) menggelar sebuah inisiatif kesehatan.

Melalui kolaborasi antara Departemen Biomedik Fakultas Kedokteran (FK) Ubaya dengan Center for Aging Wellness Ubaya, pihak universitas menyelenggarakan program edukasi kesehatan yang disertai dengan pemeriksaan Pap Smear secara cuma-cuma.

Baca juga: Walk for Autism 2026 Jadi Ajang Edukasi dan Dukungan untuk Penyandang Autisme

Agenda tersebut telah dilaksanakan pada 2 Juni 2026, yang bertempat di Gedung MA Fakultas Kedokteran yang berlokasi di Kampus Ubaya Tenggilis.

Peserta yang mengikuti kegiatan terdiri dari berbagai kalangan internal kampus, mulai dari para dosen, tenaga kependidikan (tendik), hingga para purna tugas atau pensiunan Ubaya yang tetap menjadi perhatian pihak universitas.

Ketua pelaksana kegiatan, dr. Winnie Nirmala Santosa, M.Si., AHK., menekankan bahwa program ini adalah wujud dari pengabdian masyarakat, yang merupakan salah satu poin utama dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dr. Winnie mengungkapkan bahwa latar belakang utama diadakannya pemeriksaan ini adalah rasa prihatin yang mendalam atas tingginya angka penderita kanker serviks atau kanker leher rahim di Indonesia.

Baca juga: UNJ Dorong Pelestarian Laut Lewat Aksi Pengabdian Mahasiswa di Wilayah Pesisir

Berdasarkan data kesehatan nasional, kanker serviks merupakan jenis kanker kedua yang paling banyak menyerang perempuan di Indonesia.

“Kanker serviks adalah kanker dengan penderita tertinggi kedua oleh perempuan di Indonesia. Satu perempuan meninggal setiap dua jam. Ini dikarenakan deteksi dini yang tidak dilakukan, sehingga penanganannya baru dilakukan setelah muncul gejala,” papar Dr. Winnie.

Sebelum proses pemeriksaan fisik dimulai, para peserta terlebih dahulu mendapatkan pembekalan ilmu melalui sesi edukasi yang disampaikan oleh dr. Amilah Anis, Sp.OG., seorang dokter spesialis kebidanan dan kandungan dari Rumah Sakit Ubaya.

Materi yang dibagikan mencakup pengenalan dasar tentang apa itu kanker serviks, faktor-faktor risiko yang mempengaruhinya, hingga langkah pencegahan melalui vaksinasi dan pemeriksaan rutin. 

Baca juga: Bantu Pasien Lupus, Tim Kesehatan Masyarakat UI Bawa Pulang Juara di CIMSAThon 2026

Respons positif datang dari para peserta, salah satunya adalah Sukma Putri Ayuni yang bekerja sebagai laboran di FK Ubaya.

“Sebagai perempuan, saya menjadi paham kanker serviks dan mendapat pencerahan untuk melakukan deteksi sejak dini seperti ikut vaksin dan melakukan pemeriksaan secara rutin. Jadi, sebelum kanker serviksnya terjadi, kita sudah melakukan upaya pencegahan,” ungkapnya.

Melalui inisiatif ini, dr. Winnie berharap para perempuan bisa lebih menghargai dan menyayangi kesehatan diri mereka sendiri.

Pihak penyelenggara berharap agar di masa depan, program serupa dapat menjangkau lebih banyak orang di masyarakat luas guna membantu menurunkan angka kematian akibat kanker serviks di Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Ubaya.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU