Minggu, 28 JUNI 2026 • 11:05 WIB

Mahasiswa IPB Ciptakan NoriCo, Bumbu Tabur Kekinian dari Ampas Kelapa

Author

NoriCo, inovasi mahasiswa IPB University (ipb.ac.id)

INDOZONE.ID - Mahasiswa Vokasi IPB University menciptakan inovasi pangan berkelanjutan yang menarik perhatian masyarakat.

Melalui usaha rintisan bernama Tastara Agridaya, mereka menghadirkan NoriCo, sebuah produk bumbu tabur praktis yang dibuat dari olahan ampas kelapa

Baca juga: COATERRA, Inovasi Unik Mahasiswa UGM yang Bisa Bikin Buah dan Sayur Lebih Tahan Lama

Inovasi ini bermula dari semangat kewirausahaan muda untuk memberikan solusi pangan yang tidak hanya praktis, tetapi juga berdampak positif bagi lingkungan melalui konsep daur ulang pangan.

Chief Executive Officer (CEO) Tastara Agridaya, Ghibran Alifa, mengungkapkan bahwa NoriCo merupakan produk pertama yang mereka kembangkan dengan mengusung misi upcycling.

Mereka memilih memanfaatkan ampas kelapa kering sebagai bahan baku utama, untuk diolah kembali menjadi produk yang memiliki nilai jual tinggi.

“NoriCo hadir sebagai bumbu tabur atau sejenis abon yang dikombinasikan dengan nori, wijen, dan berbagai bahan pilihan lainnya. Produknya tahan lama dan higienis, kaya akan cita rasa nusantara,” ungkap Ghibran.

Dari sisi operasional, Lukmanul Hakim selaku Chief Operating Officer (COO) menjelaskan bahwa NoriCo dikemas dalam botol praktis berukuran 25 gram.

Baca juga: UM Sulap Nira Siwalan Lamongan Jadi Pangan Sehat Bernilai Ekonomi Tinggi

Untuk memanjakan lidah pelanggan, mereka menyediakan empat pilihan varian rasa, yaitu original, teri original, original pedas, dan teri pedas.

Keunggulan lain yang membuat produk tersebut diminati adalah karena harganya yang sangat terjangkau.

Jika bumbu tabur serupa di pasaran biasanya dijual dengan harga Rp15.000 hingga Rp18.000, NoriCo dibanderol mulai dari Rp12.000 saja.

Strategi harga dan inovasi terbukti sangat sukses. Berdasarkan data penjualan dari Oktober hingga awal Desember 2025, permintaan NoriCo melonjak drastis hingga 233,3 persen, dengan total penjualan mencapai 400 botol untuk semua varian.

Untuk menjangkau konsumen lebih luas, para mahasiswa melakukan pemasaran secara langsung di area kampus, berpartisipasi dalam pameran seperti Job Fair IPB, serta memperkuat kehadiran mereka secara digital melalui edukasi di media sosial. 

Baca juga: ISI Solo Go International, Mahasiswa DKV Lolos Pameran Poster di Turki Usai Angkat Isu Lingkungan

Keberhasilan mereka juga tidak lepas dari dukungan penuh pihak kampus melalui Direktorat Pengembangan Karier, Kewirausahaan, dan Hubungan Alumni IPB University.

Melalui Program Mahasiswa Wirausaha (PMW), tim Tastara Agridaya mendapatkan berbagai fasilitas pendukung mulai dari pendanaan, pelatihan strategi bisnis, hingga layanan konsultasi dan pemantauan usaha secara rutin.

Inovasi NoriCo membuktikan bagaimana limbah pangan dapat diubah menjadi peluang bisnis menjanjikan di tangan generasi muda yang kreatif.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Ipb.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU