Ilustrasi mendaftar beasiswa (freepik)
INDOZONE.ID - Setiap tahun, banyak siswa di Indonesia mencari beasiswa untuk melanjutkan kuliah. Ditambah dengan biaya kuliah yang mahal, beasiswa bisa jadi jalan solusi untuk mengatasinya.
Cari beasiswa bukan hanya untuk biaya kuliah di dalam negeri. Kalau mau lanjut studi ke luar negeri, banyak beasiswa yang bisa kamu ikuti.
Beasiswa pun banyak diberikan gak hanya dari pemerintah, tapi juga pihak swasta dan luar negeri. Banyaknya pilihan beasiswa seringkali membuat bingung calon pelamar. Kira-kira, beasiswa mana yang paling cocok atau pas buat kamu apply.
Baca juga: Cara Punya Teman Internasional, Tanpa Perlu Sekolah ke Luar Negeri
Oleh sebab itu, penting banget buat kamu untuk tahu tips memilih beasiswa, seperti jenis, syarat, cangkupan, hingga kesesuaian dengan tujuan karier.
Ini dilakukan agar peluang kamu lolos makin besar, karena setiap beasiswa pasti punya kriteria masing-masing, jadi jangan asal ya.
Baca juga: UI Buka Ruang Belajar Inklusif lewat Sensory Bridge untuk Anak Disabilitas
Tips pertama yaitu cari tahu kriteria penerima. Kriteria ini dilihat dari bidang studi prioritas, pengalaman kerja, prestasi, pengalaman internship, dan lain-lain.
Kamu bisa riset di website resmi beasiswa. Jangan lupa untuk baca profil penerima beasiswa sebelumnya atau bergabung ke grup alumni.
Saat ingin apply beasiswa, pastikan sudah tahu syarat pasti atau saklek. Artinya, syarat ini sudah gak bisa ditawar menawar lagi. Beberapa syarat saklek, seperti syarat usia, syarat IPK, dan syarat study. Kalau gak penuhi syarat, alangkah baiknya cari beasiswa lain.
Baca juga: Dorong UMKM Berlegalitas, Mahasiswa KKN Bantu UMKM Mengurus NIB dan Sertifikasi Halal
Setiap kamu ingin daftar beasiswa pasti punya alasan jelas. Alasan inilah perlu berkaitan dengan tujuan masa depanmu. Beberapa pertanyaan untuk kamu jawab sendiri, seperti apa rencana yang dilakukan setelah lulus? Lalu, bagaimana kamu berkontribusi pada bidang studi yang kamu ikuti? Pastikan tujuan ini ditulis jelas dan sesuai dengan beasiswa yang diincar.
Dalam memilih jurusan, pastikan dengan pertimbangan matang. Selain itu, pertimbangkan jurusan dengan prospek karier di masa mendatang. Jadi, dalam menentukan jurusan harus berdasarkan minat dan rencana karier.
Baca juga: Fresh Graduate Wajib Tahu! Simak Tips dan Reality Check Lamar Kerja Setelah Lulus Kuliah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@kobieducation