Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Rabu, 13 AGUSTUS 2025 • 16:00 WIB

Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Ajak Warga Kauman Bersatu Lewat Bazar UMKM "Kauman Nyawiji Market"

Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Ajak Warga Kauman Bersatu Lewat Bazar UMKM Kauman Nyawiji MarketSurvey UMKM snack kiloan Dusun Kauman. (sumber: Dok Posko 40 KKN UIN Walisongo Semarang)

INDOZONE.ID - Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang mengajak warga Dusun Kauman, Desa Kebondowo, untuk kompak bareng lewat pameran bazar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Konsepnya tidak hanya jualan, tetapi juga rebranding dan digitalisasi UMKM agar semakin dikenal.

Rencananya, bazar ini bakal digelar di karnaval Kecamatan Banyubiru pada 20 Agustus nanti. Acara ini diberi nama Kauman Nyawiji Market, yang menurut Koordinator KKN, Danta, punya makna khusus.

"Nama ini kami pilih karena nyawiji dalam bahasa Jawa artinya menyatu, sedangkan market dari bahasa Inggris. Jadi filosofinya mempersatukan semua UMKM di Kauman," jelas Danta.

Baca juga: Mahasiswa KKN-T UNDIP Ajak Siswa SD Sriwulan 1 Belajar Kelola Sampah dengan Prinsip 3R

Kauman sendiri terkenal memiliki potensi besar di bidang UMKM, terutama kuliner. Dari hasil survei, ada sekitar 15 UMKM yang didata, tetapi yang siap ikut bazar ini ada 11.

"Kami sudah survei dan memang ada yang belum bisa ikut. Tantangannya biasanya soal tenaga produksi dan kurangnya kemampuan memanfaatkan teknologi, apalagi rata-rata pelakunya sudah sepuh," tambah Danta.

Meski begitu, pelaku UMKM tetap semangat. Banyak yang setuju dibantu promosinya supaya jangkauan pasar lebih luas.

Program ini sudah mulai dijalankan oleh mahasiswa KKN. Setiap orang memiliki job desk masing-masing. Ada yang membuat logo untuk UMKM, menandai lokasi di Google Maps, membuat video dokumenter, hingga desain banner.

Nanti, dalam proses pemasarannya, mereka juga akan bekerja sama langsung dengan pelaku UMKM dan membeli beberapa sampel produk untuk dipamerkan di bazar.

"Fokus utama kami adalah memperluas pemasaran. Event karnaval seperti ini pas sekali untuk memperkenalkan produk mereka," lanjutnya.

Baca juga: Dari Kertas ke Digital! Mahasiswa KKN-T UNDIP Bimbing Warga Desa Sriwulan Pahami Sertifikat Tanah Elektronik

Salah satu pelaku UMKM snack, Sunariyah, mengaku senang dengan adanya program ini.

"Saya sangat senang dan terbantu, Mas. Dengan bazar ini, pembeli bisa lebih banyak dan dari mana-mana," ujarnya.

Lewat Kauman Nyawiji Market, harapannya pelaku UMKM bisa saling mendukung dan berkembang bersama, sekaligus membuat nama Kauman semakin dikenal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Ajak Warga Kauman Bersatu Lewat Bazar UMKM "Kauman Nyawiji Market"

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!