Tiga mahasiswa ITS memamerkan inovasinya (its.ac.id)
INDOZONE.ID - Permasalahan saluran air tersumbat jadi momok mengerikan, apalagi ketika terjadi banjir. Ini bakal jadi salah satu penyebab banjir itu terjadi.
Melihat situasi ini, tim mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) membuat inovasi robot bernama RoboGo. Ini adalah robot yang dilengkapi dengan macam-macam fitur, untuk mempermudah mendeteksi sumbatan di saluran air bawah tanah.
Baca juga: UNPAR dan UBD Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru 2026/2027 Lebih Cepat, Catat Tanggalnya
Salah satu anggota tim Zhafarullah Ahmad, menyebutkan kalau robot ini bertujuan untuk meminimalisir tenaga manusia dalam memeriksa kondisi gorong-gorong.
“Dengan adanya RoboGo ini diharapkan bisa menemukan lokasi titik sumbatan itu lebih cepat,” ujar pemuda yang akrab disapa Ahmad ini.
Baca juga: Banyuwangi Sambut Perkuliahan Perdana ISI Surakarta, Seni dan Budaya Jadi Kurikulum Utama
Tidak sendiri, Ahmad mengembangkan inovasi ini bersama dua temannya, Rezky Dwi Santika dan Rigel Ramadhani Waloni. Inovasi robot ini adalah proyek mata kuliah Telematika, yang dirancang menyesuaikan bentuk gorong-gorong yang panjang dan tertutup.
Hal ini dapat terlihat dari robot yang dilengkapi oleh kamera, untuk memperlihatkan kondisi secara langsung lewat RoboGo. Kamera tersebut dilengkapi oleh lampu LED, sehingga bisa beroperasi dalam kondisi gelap.
Baca juga: 3 Hal yang Wajib Dilakukan Siswa Kelas 12: Tentukan Jurusan Kuliah, Atur Waktu, hingga Relasi
Ahmad juga menyebut, robot ini juga dirancang kedap air dan dibekali oleh sensor ultrasonik obstacle detection. Alat ini berfungsi untuk mendeteksi benda yang menyumbang pada aliran bawah tanah.
Selain itu, sensor ini juga berfungsi untuk memberikan informasi mengenai jarak dan posisi hambatan yang ada di depannya.
“Kita juga bisa tahu kecepatan, arah, dan titik posisi robot itu ada di mana dari posisi awal diterjunkan,” paparnya.
Baca juga: Keisha Rochelline Simorangkir, Mahasiswa FKUI yang Berhasil Raih Juara Dua di COC Season 2
Sementara untuk pengoperasiannya, robot ini menggunakan baterai dengan kapasitas 6.000 mAH dan mampu bertahan selama lima sampai enam jam. Robot ini juga pernah dipamerkan pada acara Computer Engineering Expo 2025 di ITS.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Its.ac.id