INDOZONE.ID - Kalau ngomongin tulisan akademik, biasanya ada dua jenis yang sering ditemui mahasiswa Karya Tulis Ilmiah (KTI) dan Essay. Nah kamu pernah gak bingung bedain Karya Tulis Ilmiah (KTI) sama Essay?
Perbedaan pada KTI dan Essay cukup signifikan, Keduanya sama-sama bentuk karya tulis, tapi punya tujuan, gaya, dan aturan yang berbeda.
Buat kamu anak kampus yang lagi siap-siap lomba, skripsi, atau sekadar ikut kompetisi menulis, paham bedanya bisa jadi kunci penting biar gak salah format.
Baca juga: 6 Tips Metode Belajar Efektif untuk si Mahasiswa Pelupa!
KTI itu adalah tulisan formal yang disusun berdasarkan penelitian dan aturan akademik. Isinya terstruktur rapi, lengkap dengan data, teori, dan sitasi untuk mendukung argumen.
Essay lebih bebas dibanding KTI. Gaya penulisannya bisa personal, naratif, atau persuasif, bahkan sering dipakai untuk menyampaikan opini atau refleksi pribadi.
Pemahaman soal perbedaan ini bukan cuma teori, tapi juga praktik. Misalnya, kalau ikut lomba karya tulis ilmiah, jelas harus pakai pola baku akademik dengan data kuat.
Tapi kalau ikut lomba essay, lebih bebas menuangkan ide, cerita, atau pandangan pribadi, asal tetap runtut dan punya argumen yang meyakinkan.
Selain itu ini juga bisa jadi bekal untuk kamu dalam pengerjaan Tugas Akhir (TA)
Nah, kamu lebih suka nulis yang kaku tapi penuh data kayak KTI, atau yang bebas berekspresi kayak essay? Atau malah pengen jago dua-duanya biar makin all out di dunia kampus?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@studentexchangeabroad