Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Kamis, 09 OKTOBER 2025 • 10:44 WIB

Keren! Mahasiswa Teknik Sipil UNS Bawa Nama Indonesia di Mongolia lewat Jembatan Baja Inovatif

Keren! Mahasiswa Teknik Sipil UNS Bawa Nama Indonesia di Mongolia lewat Jembatan Baja InovatifTim UNS (ft.uns.ac.id)

INDOZONE.ID - Tim Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) berhasil mendapatkan peringkat kelima di ajang internasional dalam kategori Prediction of Deflection dalam Asia Steel Bridge Competition 2025.

Kompetisi diorganisir oleh Mongolia University of Science and Technology (MUST) di Glory Resort, Nalayh, Mongolia. 

Baca juga: Selamat! Mahasiswa Teknik UNS, Bengawan Formula Student Raih 3 Penghargaan di Italy

Dalam ajang tersebut tim dari berbagai negara Asia diuji dalam merancang model jembatan baja dan aspek teknis seperti analisis struktural, efisiensi biaya, kecepatan perakitan, hingga dokumentasi dan presentasi. 

Anggota Tim UNS

Tim UNS menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang bersaing dengan peserta dari Thailand, Jepang, Taiwan, hingga Mongolia itu sendiri.

Tim UNS terdiri dari empat mahasiswa yaitu Anindya Savadityatama, Bonifasius David Christa Easterio, Gesang Satrio Putu Susanto, dan Gilangsaka Maheswara Pramono. 

Serta didampingi oleh pembimbing Dr. Eng. Ir. Halwan Alfisa Saifullah. Mereka ditantang untuk menghasilkan jembatan model yang kokoh dan estetis, serta punya kemampuan memenuhi target defleksi yaitu penyimpangan struktural di bawah beban tertentu.

Prediction of Deflection?

Memang, gak semua orang paham dengan istilah “defleksi”, tapi dalam dunia teknik sipil, itu berarti bagaimana suatu struktur melengkung atau melentur saat beban diterapkan.

Prediction of Deflection jadi tolok ukur kalau mendesain harus kuat jembatan yang kuat, serta mampu memprediksi kinerjanya agar aman dan stabil.

Tim UNS berhasil menunjukkan kalau rancangan mereka cukup akurat dalam prediksi deformasi, sehingga layak mendapat pengakuan di kategori tersebut.

Persaingannya cukup ketat dimana mereka harus melawan tim unggulan seperti Institute of Science Tokyo dan National Central University Taiwan.

Belajar Lebih dari Kompetisi

Bagi tim UNS, kompetisi ini merupakan salah satu wadah dalam proses belajar mereka secara global. Mereka mendapatkan pengalaman menghadapi standar teknik internasional, memperluas jejaring akademik, dan mengasah soft skills seperti komunikasi teknis dan kerja tim.

UNS sebagai institusi pun menunjukkan komitmen kepada mahasiswa agar gak hanya belajar di kelas, tetapi juga turun ke arena. Prestasi ini memperkuat reputasi kampus dalam mendukung mahasiswa untuk berprestasi di luar negeri.

Baca juga: Selamat! Tim FEB Unair Juara 1 Nasional Business Plan Semen dari Abu Sekam Padi

Nah kalau nanti kamu ada lomba diajang internasional, udah siap belum untuk bersaing dengan kampus-kampus lain?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Uns.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Keren! Mahasiswa Teknik Sipil UNS Bawa Nama Indonesia di Mongolia lewat Jembatan Baja Inovatif

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!