Roikhanatun Nafi’ah, sebagai founder dan CEO Crustea. (Instagram/@crustea.id)
INDOZONE.ID - Roikhanatun Nafi’ah, sebagai founder dan CEO Crustea sekaligud dosen Teknik Industri Bina Nusantara (BINUS) University Semarang sekaligus penerima beasiswa LPDP.
Melalui inovasi akuakultur Crustea Nafi telah membuktikan kalau teknologi bisa jadi jembatan antara masyarakat lokal dan masa depan yang berkelanjutan.
Baca juga: Kembar Anak Buruh Tani dan PRT “One Shoot” Tembus LPDP, Kini Resmi Kuliah Hukum di Melbourne
Berawal dari kepeduliannya terhadap nasib petambak tradisional, Nafi mengembangkan Crustea, startup teknologi yang membantu budidaya ikan dan udang dengan sistem berbasis Internet of Things (IoT) dan energi terbarukan.
Melalui sistem ini, para petambak bisa memantau kualitas air, suhu, dan kadar oksigen langsung dari ponsel. Bukan cuma meningkatkan hasil panen, tapi juga menghemat biaya operasional sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Kini Crustea telah membantu lebih dari 700 pembudidaya di Indonesia, dan terus memperluas jangkauan lewat kerja sama dengan lembaga internasional seperti ASEAN Digital Awards di Singapura dan P4G International di Korea Selatan.
Bagi Nafi, teknologi bukan sekadar alat, tapi sarana untuk memberi dampak sosial. Ia melihat bahwa di balik kemajuan digital, masih banyak masyarakat pesisir yang kesulitan mengakses teknologi ramah lingkungan.
Dengan pendekatan berbasis empati, Nafi menggabungkan prinsip keberlanjutan dan efisiensi industri lewat Crustea.
Startup ini bahkan sudah mendapat berbagai penghargaan bergengsi, mulai dari 1st Winner Astronuts (PT Astra Digital) hingga 2nd Winner APEC San Fransisco 2023.
Gak hanya membangun teknologi, Crustea juga berfokus pada edukasi masyarakat agar mereka bisa mandiri secara digital. Dengan begitu, inovasi ini bukan hanya soal mesin pintar tapi juga tentang pemberdayaan manusia di baliknya.
Langkah Nafi membawa semangat baru bagi mahasiswa, terutama mereka yang tertarik di bidang teknopreneurship dan sustainability.
Ia menjadi contoh kalau inovasi gak selalu harus dimulai dari kota besar atau modal besar cukup dari niat untuk menyelesaikan masalah nyata di sekitar kita.
Baca juga: Dari Limbah Mata Tuna Jadi Suplemen Super! Inovasi IPB yang Bisa Bantu Lawan Stunting
Melalui Crustea, ia menjadi inspirasi menginspirasi agar berani memadukan ilmu teknologi, empati, dan nilai kemanusiaan dalam setiap proyek yang mereka jalani.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@talenta.lpdp