Universitas Bangka Belitung jadi tuan rumah kegiatan diseminasi UMKM Gempur (Pertama)
INDOZONE.ID - Di Bangka Belitung, semangat kerja sama antara dunia pendidikan dan pemberdayaan ekonomi lokal kembali membara. Dinas Koperasi dan UKM (KUKM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memajukan program yang disebut Gerakan Mahasiswa Pendamping KUR (Gempur) UMKM.
Acara penyebaran informasi (diseminasi) program Gempur UMKM diadakan di Universitas Bangka Belitung (UBB) pada 15 Oktober 2025. Acara ini dibuka oleh Plt Kepala Dinas KUKM Babel, Muslim El Hakim Kurniawan, bersama perwakilan UBB, dan dihadiri oleh narasumber dari bank besar seperti BRI, BTN, dan BSB.
Baca juga: Mengenal Pemasok Telur yang Berdedikasi: Menghidupkan UMKM dengan Produk Berkualitas
Muslim El Hakim Kurniawan menekankan pentingnya peran UMKM dalam menggerakkan perekonomian daerah.
Menurutnya, melalui program Gempur, serapan KUR lebih merata ke sektor-sektor produktif seperti pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Hal ini juga menjadi ruang berharga bagi pelajar untuk memahami realitas sosial-ekonomi masyarakat.
Program Gempur UMKM yang diluncurkan tidak hanya sebagai sesi pelatihan, tetapi lebih mengarah pada gerakan yang bersifat kolaboratif. Kolaborasi ini melibatkan tiga pihak utama, yaitu mahasiswa, lembaga keuangan, dan pelaku UMKM.
Mahasiswa memegang peran sebagai jembatan yang memfasilitasi komunikasi antara pihak-pihak terkait. Tugas mereka adalah membantu para pelaku usaha agar dapat memahami secara jelas manfaat dan prosedur yang terkait dengan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Baca juga: Menjadi Sahabat yang Dapat Diandalkan: Pentingnya Dukungan dan Komunikasi
Selain menjalankan peran penghubung, partisipasi dalam Gempur UMKM juga berfungsi sebagai sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan empati sosial dan kemampuan kepemimpinan mereka.
“Kita ingin mahasiswa tidak hanya menjadi pendamping, tapi juga penggerak perubahan. Mereka adalah energi muda yang bisa menularkan semangat kemandirian dan inovasi di tengah masyarakat,” imbuh Muslim.
Ia juga mengerahkan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, perguruan tinggi, perbankan, hingga pemangku kepentingan lainnya agar bersinergi mendukung program ini. Muslim ingin memastikan setiap pendampingan dapat berupaya mendorong UMKM naik kelas dan semakin mampu berdaya saing.
Baca juga: Evolusi Silat Menjadi Silat Fitness: Warisan Budaya yang Berdaya Saing di Era Modern
Melalui semangat gotong royong dan kolaborasi antar sektor, UMKM Gempur menjadi bukti nyata bahwa pemberdayaan ekonomi rakyat bisa dimulai dari kampus.
Menghadirkan mahasiswa bukan hanya sebagai pembelajar, tetapi juga agen perubahan yang membantu UMKM Bangka Belitung tumbuh dan berkembang bersama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kukm.babelprov.go.id