Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Jumat, 02 JANUARI 2026 • 13:13 WIB

Kisah Inspiratif Ilyas, Mahasiswa UNY yang Berhasil Raih IPK Cumlaude Sambil Kerja Paruh Waktu

Kisah Inspiratif Ilyas, Mahasiswa UNY yang Berhasil Raih IPK Cumlaude Sambil Kerja Paruh WaktuIlyas Fahmi Fathurahman, S.Pd. (uny.ac.id)

INDOZONE.ID - Ilyas Fahmi Fathurahman, mahasiswa program studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), berhasil meraih IPK 3,85.

Di usianya yang baru menginjak 21 tahun 10 bulan, Ilyas dinobatkan sebagai wisudawan sarjana termuda.

Baca juga: Kisah Inspiratif Betran: Anak Penjual Es Teh yang Jadi Wisudawan Terbaik UNY dengan IPK 3,98!

Keberhasilan pemuda asal Purworejo tersebut merupakan hasil dari kerja keras dan efisiensi waktu. Ia menyelesaikan masa studinya hanya dalam waktu 3 tahun 3 bulan.

Ia memakai strategi antara lain mengambil kelas di Semester Antara dan mengikuti program Kampus Mengajar untuk mempercepat kelulusan.

Perjalanan yang ditempuh membuatnya menjadi mahasiswa termuda di kelas dan seringkali berinteraksi dengan rekan-rekan yang lebih senior.

“Namun situasi ini justru membentuk karakter saya menjadi pribadi yang lebih dewasa, tangguh, dan kompetitif,” ujarnya. 

Baca juga: Bangga! Mahasiswa UGM Bawa Pulang 5 Penghargaan dari Kompetisi Internasional di Malaysia

Latar belakang keluarga menjadi pemacu semangat utama Ilyas. Ayahnya bekerja sebagai sopir pribadi, sementara sang ibu setiap hari berjualan nasi kuning dan sayur di pasar sejak dini hari.

Kondisi ini memotivasi Ilyas untuk segera mandiri agar tidak membebani orang tuanya dalam waktu yang lama.

Hal yang lebih menginspirasi, adalah kegigihan Ilyas dalam membagi waktu antara akademik dan pekerjaan.

Sejak awal kuliah, ia sudah bekerja paruh waktu sebagai barista di beberapa kedai kopi. Jadwal kesehariannya sangat padat, mulai dari mengajar di sekolah pada pagi hari, kuliah di siang hari, dan bekerja shift malam. 

Baca juga: Mahasiswa Wajib Tahu: Lebih Penting Organisasi atau Akademik?

Tak jarang, ia harus menjalani bimbingan skripsi dalam kondisi mengantuk atau langsung bergegas melatih basket dan renang setelah pulang bekerja.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Uny.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kisah Inspiratif Ilyas, Mahasiswa UNY yang Berhasil Raih IPK Cumlaude Sambil Kerja Paruh Waktu

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!