Mahasiswa Arsitektur, Universitas Brawijaya (prasetya.ub.ac.id)
INDOZONE.ID - Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Brawijaya kembali berhasil mengantongi prestasi membanggakan lewat inovasi desain hunian pada ajang Desain Hunian Design & Dialogue 2025.
Prestasi tertinggi berupa juara 1 yang diraih oleh Ef Syahrazzad Rafid dan Azzahara Ihya’ Gharizah. Mereka mengusung tema "Inovasi Hunian (Rumah Subsidi) Gen-Z" yang berfokus pada pengembangan desain hunian yang inovatif, terjangkau, dan mampu memberikan dampak positif bagi generasi muda.
Karya bertajuk Comfy House yang mereka presentasikan merupakan sebuah inovasi pengembangan rumah subsidi dengan mengusung konsep hunian yang kompak, nyaman, dan adaptif terhadap berbagai kebutuhan penghuni muda beserta keluarga kecilnya.
Mereka memanfaatkan lahan seluas 6 x 10 meter secara optimal melalui pengelolaan ruang yang efisian, fungsi ruang yang fleksibel, serta peningkatan kualitas huniana yang sehat dan hemat energi.
Selain itu, mereka juga memperkenalkan konsep productive space, yakni konsep yang menjadikan hunian sebagai penyokong ekonomi rumahan seperti usaha kecil-kecilan.
Baca juga: Sering Dianggap Remeh, 4 Kebiasaan Ini Bikin Kuliah Terasa Lebih Melelahkan
Kenyamanan termal dan visual rumah juga hadir untuk mendukung kebutuhan penghuni yang berubah-rubah melalui optimasi penghawaan serta pencahayaan alami dengan fungsi bukaan depan-belakang, penggunaan void, skylight, dan glass block.
Tidak sampai di situ, mahasiswa FT UB lain yakni Mohammad Fathur Rahman, Arrizal Abdul Hakim, dan Naufal Ardhana juga berhasil memproleh prestasi sebagai juara 3 di ajang tersebut.
Melalui prestasi tersebut, mereka berhasil membuktikan keterlibatan mahasiswa Arsitektur dalam berinovasi langsung menjawab tantangan hunian rumah yang kerap dialami oleh generasi muda.
Mereka bertiga mengusung judul “Kita Usahakan Rumah Itu” dengan konsep “Tiny House for Big Impact.”
Baca juga: Cikucirdut, Inovasi Bisnis Cireng Mahasiswa UBSI Sukabumi yang Curi Perhatian di Entrepreneur Fair
Desain ini memandang rumah sebagai ruang tinggal yang adaptif, fleksibel, dan bernilai di tengah dinamika perubahan zaman melalui konsep utama bertumbuh dan berkembang sehingga mampu menyesuaikan kebutuhan penghuni, mulai dari keluarga muda hingga keluarga besar.
Desain yang menggunakan konsep ruang fleksibel dan adaptif dapat menyesuaikan dengan kebutuhan penghuninya. Selain untuk tempat tinggal, hunian tersebut juga bisa dijadikan sebagai ruang usaha
Prestasi-prestasi yang diraih mahasiswa FT UB ini menjadi indikator nyata dalam menjawab permasalah hunian yang kerap dialami oleh generasi muda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Prasetya.ub.ac.id