FIK Preneur Week 2026 (Handout)
INDOZONE.ID - Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Dian Nuswantoro mewadahi technopreneur muda melalui penyelenggaraan FIK Preneur Week: Venture Ignition 1.0. Tujuannya adalah untuk membangun ekosistem kewirausahaan digital yang kolaboratif dan berkelanjutan.
FIK Preuner Week adalah implementasi kerjasama dengan Wadhwani Foundation sebagai organisasi nirlaba global yang berfokus mengembangkan talenta wirausaha. FIK Preuner terbagi dalam tiga kegiatan, yaitu venture ignation, workshop, dan bootcamp.
Program perdana ini diikuti 55 venture mahasiswa se Fakultas Ilmu Komputer dan 115 siswa dari SMKN 8 Semarang, SMKN 11 Semarang, SMAN Terang Bangsa dan SMA Kesatrian 1 Semarang pada 7-8 Januari 2026 di gedung H, Fakultas Ilmu Komputer UDINUS.
Venture ignation dimulai dengan sesi pitching venture, di mana mahasiswa mempresentasikan model bisnis, produk, dan solusi teknologi yang telah mereka kembangkan. Sesi ini menjadi tahap evaluasi awal sekaligus ruang validasi ide bisnis melalui masukan langsung dari mentor dan mitra industri.
Selain itu, showcase produk turut digelar untuk memperkenalkan karya mahasiswa kepada sivitas akademika dan pengunjung. Tidak hanya berfokus pada mahasiswa, FIK Preneur Week juga mengadakan workshop kepada siswa SMA/SMK tentang kewirausahaan dan technopreneurship yang dirancang aplikatif. Kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman awal mengenai peluang usaha berbasis teknologi serta proses membangun bisnis inovatif sejak bangku sekolah.
Wakil Dekan FIK UDINUS, Dr. Ir. Pujiono, S.Si., M.Kom., IPM., ASEAN Eng., menyampaikan bahwa FIK Preneur Week merupakan bentuk nyata pembelajaran berbasis praktik.
Menurutnya, program ini dirancang tidak hanya untuk melahirkan ide bisnis, tetapi juga membentuk kesiapan mahasiswa dalam mempresentasikan, memvalidasi, dan mengembangkan venture agar siap masuk ke ekosistem industri, sekaligus mendukung persiapan mengikuti Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW).
“FIK Preneur Week menjadi program perdana yang kami rancang sebagai ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk membangun mental kewirausahaan berbasis teknologi", ujarnya.
Dukungan membangun ekosistem technopreuner juga datang dari mitra strategis, salah satunya Wadhwani Foundation. Senior Program Manager Wadhwani Foundation menilai kolaborasi dengan perguruan tinggi sebagai langkah strategis dalam mencetak technopreneur muda. Ia menyoroti bahwa mahasiswa tidak hanya mempelajari teori kewirausahaan, tetapi telah mempraktikkan bisnis secara langsung, bahkan sebagian venture sudah memiliki pelanggan.
Apresiasi turut disampaikan oleh Warsono, S.Pd, guru SMKN 11 Semarang, yang menilai keterlibatan sekolah dalam FIK Preneur Week sangat relevan dengan pembelajaran kewirausahaan di SMK. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata dan mendorong lahirnya startup serta wirausaha baru dari kalangan pelajar.
"Siswa dapat belajar langsung dari kampus tentang bagaimanan membangun ide bisnis sejak dini", ungkapnya.
Melalui FIK Preneur Week: Venture Ignition 1.0, FIK UDINUS berupaya membangun semangat kewirausahaan mahasiswa dan pelajar terutama bisnis berbasis teknologi. Program ini memperluas kolaborasi dengan mitra industri, serta mendorong inovasi mahasiswa agar mampu bersaing di tingkat nasional, bahkan internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Press Release