Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 29 APRIL 2026 • 11:30 WIB

Salut! Mahasiswa UBAYA Sabet Medali Emas Berkat Inovasi Insektisida Alami dari Tembakau

Salut! Mahasiswa UBAYA Sabet Medali Emas Berkat Inovasi Insektisida Alami dari TembakauAgussalim, mahasiswa Ubaya yang berhasil meraih medali emas bidang pertanian dalam ajang Bandung Essay Competition 3 (ubaya.ac.id)

INDOZONE.ID - Agussalim, mahasiswa angkatan 2024 dari Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE), Universitas Surabaya (UBAYA), membawa pulang medali emas dalam kategori pertanian pada ajang bergengsi Bandung Essay Competition 3.

Kompetisi yang mempertemukan inovator muda dari berbagai penjuru daerah ini berlangsung di Bandung pada pertengahan April 2026. 

Baca juga: Bangga! Mahasiswa UNEJ Juara 1 Kompetisi Internasional di NTU Singapura, Kalahkan Kampus Top Dunia

Keberhasilan Agussalim berakar dari inovasi ramah lingkungan yang ia ciptakan, yaitu sebuah insektisida alami bernama Nicopro.

Produk tersebut menggunakan tembakau sebagai bahan baku utama. Inspirasi pembuatan Nicopro muncul ketika Agussalim menjalankan kegiatan pengabdian masyarakat di daerah Pamekasan dan Sumenep, Madura.

“Dari situ saya berpikir, tembakau ini selain jadi rokok bisa dimanfaatkan untuk apa lagi. Setelah saya mencari tahu, ternyata nikotin dalam tembakau bisa digunakan untuk membunuh hama tanaman,” tuturnya.

Untuk memperkuat efektivitasnya, ia mencampurkan ekstrak cabai yang dapat memberikan efek panas, serta ekstrak lerak yang berfungsi sebagai perekat alami.

Penambahan lerak sangat berpengaruh agar cairan insektisida tidak mudah luntur dari permukaan daun meskipun terguyur air hujan.

Perjalanan Agussalim meraih kemenangan tentunya tidak mudah karena ia harus melewati tahapan seleksi yang kompetitif. Mulai dari penyusunan esai, pembuatan poster, hingga sesi presentasi akhir di Bandung.

Baca juga: Update SNBP 2026: Cek Jadwal Resmi dan Tahapan Seleksi agar Tak Ketinggalan

Dari sekian banyak pendaftar, Nicopro berhasil terpilih menjadi satu dari tujuh karya terbaik di bidang pertanian yang melaju ke babak final.

Agussalim mengakui bahwa persaingan antar peserta sangat ketat, namun ia menjadikannya sebagai motivasi untuk terus memperbaiki diri.

“Menurut saya, penting untuk belajar dari setiap kompetisi yang diikuti. Kita harus tahu di mana kekurangan kita, lalu memperbaikinya di kesempatan berikutnya,” pungkas Agussalim.

Kunci kesuksesan mahasiswa FBE ini terletak pada persiapan yang matang dan rasa percaya diri yang tinggi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Ubaya.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Salut! Mahasiswa UBAYA Sabet Medali Emas Berkat Inovasi Insektisida Alami dari Tembakau

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!