INDOZONE.ID - Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui program pengabdian masyarakat memperkenalkan sebuah model pengelolaan limbah yang DAPAT mengubah sampah rumah tangga menjadi sumber pangan bergizi.
Program bertajuk "Dari Sampah Menjadi Gizi" ini dilaksanakan di RW 02, Kelurahan Pasirlayung, Kota Bandung.
Inisiatif tersebut lahir dari keprihatinan para akademisi ITB terhadap masalah sampah yang semakin menumpuk.
Dr.rer.nat. Linus Ampang Pasasa, M.S., selaku pimpinan program, menjelaskan bahwa penyelesaian masalah sampah harus dimulai dari tingkat rumah tangga.
“Kita melihat masalah sampah di Bandung dan merasa prihatin. Karena itu, kami mencoba mengatasi masalah ini dari hulu, yaitu dari tingkat rumah tangga,” ungkap Linus.
Melalui dukungan pendanaan dari Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran (DPMK) ITB, tim mengembangkan teknologi sederhana dan efektif yang menggabungkan budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF), ayam petelur, dan kolam ikan.
Salah satu keunikan program ini adalah penggunaan instalasi vertikal yang disebut "Apartemen Ayam".
Karena lahan di perkotaan sangat terbatas, tim ITB merancang bangunan empat lantai yang disusun secara efisien. Bagian atas digunakan untuk kandang ayam, sementara di bawahnya terdapat tempat budidaya maggot atau biopond.
Sistem yang dibangun bekerja secara sirkular, di mana kotoran ayam yang jatuh ke bawah langsung dimakan oleh maggot, sehingga lingkungan tetap bersih dan tidak menimbulkan bau tak sedap.
Maggot yang tumbuh besar kemudian dipanen dan diolah kembali menjadi pakan berkualitas tinggi untuk ayam dan ikan nila yang ada di lokasi.
Petugas Anak Buah Kandang (ABK) memilah sampah organik sebagai pakan maggot (itb.ac.id)
Baca juga: Itera Ajarkan Anak Panti Membuat Hand Sanitizer Alami dan Ramah Lingkungan
Program yang dilakukan tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup warga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Itb.ac.id