Eva Fidellia Mendapatkan Penghargaan Affirmation Honorable Mention (unair.ac.id)
INDOZONE.ID - Penyelenggaraan Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ONMIPA) tingkat Perguruan Tinggi di Universitas Airlangga (UNAIR) 2026 menyisakan banyak cerita luar biasa.
Salah satu momen berkesan datang dari seorang mahasiswi Indonesia Timur, Eva Fidellia. Ia berhasil membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan di kancah nasional.
Baca juga: Mahasiswa UPN Yogyakarta Sabet Medali Perak Nasional Lewat Inovasi Pertanian Grafting Takokak
Eva Fidellia, yang merupakan delegasi dari Universitas Cendrawasih, sukses membawa pulang penghargaan dalam kategori baru yang dinamakan Affirmation Honorable Mention untuk bidang Fisika.
Penghargaan ini diperkenalkan oleh Direktorat Belmawa sebagai langkah untuk mendorong pemerataan kesempatan berprestasi bagi mahasiswa di seluruh pelosok negeri, khususnya pada bidang Biologi, Fisika, dan Kimia.
Perjalanan Eva untuk sampai ke titik tersebut penuh dengan tantangan. Baginya, ONMIPA 2026 adalah pengalaman pertamanya bertanding di tingkat nasional di luar pulau kelahirannya
Perbedaan zona waktu menjadi rintangan awal yang harus ia hadapi. Ia mengaku sangat kesulitan untuk beradaptasi dengan perubahan jam biologis.
“Struggle saya selama ikut ONMIPA ini menyesuaikan jam biologis. Kami di sini harus menyesuaikan, kita harus belajar terus sampai pagi. Itu yang susah,” tutur Eva.
Kondisi fisiknya bahkan menurun drastis akibat kelelahan. Ia juga sempat menderita gangguan asam lambung yang memaksanya harus bolak-balik ke ruang medis ketika proses ujian berlangsung.
Gangguan kesehatan ini sempat membuatnya merasa pesimis. Eva mengungkapkan bahwa ia sama sekali tidak berani berharap bisa memenangkan gelar apa pun
“Karena saya sudah keluar masuk ruang medis beberapa hari itu, jadi udah nggak berharap lagi. Mungkin belum rezeki, tapi nggak apa-apa,” ungkapnya.
Namun, semangat juang Eva tidak padam. Meski harus berjuang melawan rasa sakit di tengah kompetisi yang ketat, ia tetap bertahan hingga akhir.
Baginya, bisa bertahan di tengah situasi sulit dan mendapatkan teman-teman baru dari berbagai daerah sudah merupakan sebuah anugerah yang sangat ia syukuri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Unair.ac.id