INDOZONE.ID - Tim mahasiswa lintas fakultas Universitas Negeri Malang (UM) berhasil meraih Gold Award kategori Social Sciences dalam ajang International Tinker Innovation and Entrepreneurship Competition (I-TIEC) 2026, yang digelar oleh Universiti Teknologi MARA di Malaysia pada 17 April 2026.
Penghargaan tersebut diraih oleh tim setelah menghadirkan inovasi platform pembelajaran digital bernama NeuLearn.
Tim ini dipimpin oleh Zaara Safira dari Program Studi Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), bersama Alifia Shafarotuz Zahra dan Valenia Citra Amartha sebagai UI/UX designer, serta Nabila Salsa Billa dari Fakultas Sastra sebagai penulis sekaligus presenter.
Pengembangan NeuLearn berangkat dari kebutuhan nyata di dunia pendidikan, khususnya terkait efektivitas penggunaan platform pembelajaran digital.
Zaara mengungkapkan bahwa ide tersebut muncul dari diskusi bersama dosen dan peluang kompetisi yang terbuka, meski waktu persiapan hanya sekitar 10 hari.
Baca juga: Tak Lagi Bergantung dengan Listrik PLN, Mahasiswa UMKU Hadirkan Kursi Tunggu Bertenaga Surya
“Awalnya kami cukup bingung, tetapi setelah berdiskusi dengan kakak tingkat, kami mulai mengembangkan ide LMS dengan pendekatan berbeda,” jelasnya.
Untuk memperkuat konsep, tim melakukan riset perbandingan terhadap berbagai sistem LMS di sejumlah negara, seperti Australia, China, Taiwan, dan Malaysia. Hasil tersebut kemudian diadaptasi dengan kebutuhan pengguna di Indonesia agar lebih relevan secara kondisi setempat.
NeuLearn hadir dalam dua versi, yakni untuk pengajar dan mahasiswa. Pada versi pengajar, platform ini dilengkapi fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) yang membantu pembuatan modul, penugasan, hingga sistem penilaian otomatis berbasis rubrik. Meski demikian, hasil penilaian akhir tetap memerlukan validasi dari dosen.
Sementara itu, NeuLearn versi mahasiswa hadir dengan fitur pengumpulan tugas, integrasi video conference, serta akses AI dalam satu platform terpadu tanpa perlu berpindah aplikasi.
Baca juga: Fakultas Teknik UMS Resmikan Water Station, Dorong Kampus Bebas Plastik
Di balik keberhasilan tersebut, tim mengakui adanya tantangan, terutama keterbatasan waktu serta proses pengerjaan yang bertepatan dengan bulan Ramadan.
“Kami tidak menyangka bisa meraih Gold Award, ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi tim,” jelas Nabila.
Inovasi NeuLearn juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang pendidikan berkualitas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Um.ac.id