INDOZONE.ID - Tim pengabdian masyarakat dari Departemen Sistem Informasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meluncurkan inovasi teknologi dengan tujuan membantu digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Inovasi tersebut berupa aplikasi manajemen persediaan barang bernama SI-Stock yang dilengkapi dengan teknologi Voice User Interface (VUI) atau antarmuka berbasis suara.
Baca juga: Dukung UMKM Lokal, Mahasiswa KKN UM Surabaya Perkenalkan Teknologi Fermentasi Tempe Berbasis Listrik
Teknologi ini memungkinkan para pedagang untuk mengelola stok barang melalui perintah verbal tanpa harus menyentuh layar ponsel secara terus-menerus.
Proyek yang dipimpin oleh Prof. Mahendrawathi Er ST MSc PhD ini, lahir dari keprihatinan terhadap rendahnya kedisiplinan pelaku UMKM dalam mencatat stok barang secara rutin.
Berdasarkan pengamatan di lapangan, khususnya pada mitra UMKM seperti Warung UB Abror dan Warung Bunda Yuli, ditemukan bahwa pemilik usaha sering kali kesulitan melakukan pencatatan secara langsung (real-time) karena harus melayani pelanggan sekaligus mengelola barang dagangan (multitasking).
Penggunaan aplikasi konvensional dengan tampilan grafik dan layar sentuh, dirasa kurang efisien bagi pedagang yang sibuk. Sebab, pedagang memerlukan konsentrasi visual tinggi di tengah aktivitas pelayanan.
Sebagai solusi cerdas, aplikasi SI-Stock mengintegrasikan fitur perintah suara yang praktis. Dengan fitur ini, pemilik warung dapat dengan mudah mencatat barang masuk, terjual, hingga mengecek ketersediaan sisa stok hanya dengan berbicara.
Baca juga: Mahasiswa Unila Sabet Medali Emas di PENA 2, Ciptakan Inovasi Aplikasi untuk Pemerataan Pendidikan
Pendekatan non-invasif ini dirancang agar teknologi tidak mengganggu jalannya operasional usaha, tapi mempermudah sehingga data persediaan tetap akurat dan konsisten meski kondisi warung sedang ramai.
Selain kemudahan navigasi suara, aplikasi ini juga dibekali dengan berbagai fitur fungsional lainnya untuk mendukung manajemen usaha yang lebih profesional.
Fitur-fitur tersebut meliputi pencatatan transaksi harian, pemantauan stok barang yang menjadi prioritas, rekomendasi belanja kembali (restock), hingga pembuatan laporan inventaris sistematis.
Semua data akan tersaji secara langsung, sehingga pemilik usaha bisa memantau kondisi stok mereka kapan saja secara transparan dan berbasis data.
Respons positif datang dari para mitra UMKM. Pemilik Warung UB Abror, yang akrab disapa Abror, menyatakan bahwa fitur suara sangat membantu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Its.ac.id