INDOZONE.ID - Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Hult Prize Indonesia National Summit 2026 yang berlangsung di Aula Timur ITB Kampus Ganesha, 10 Mei 2026.
Kegiatan yang diikuti startup mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia ini digelar untuk mempertemukan para anak muda dalam mempresentasikan inovasi ide bisnis berbasis dampak sosial dan keberlanjutan.
Rangkaian acara dimulai dengan agenda registrasi peserta, kickoff orientation, hingga networking dinner yang berlangsung di CRCS ITB.
Sementara itu, agenda utama berisikan pembukaan resmi oleh Rektor ITB, sesi orientasi dewan juri, babak penyisihan puluhan startup, sesi inspiratif, final pitching, sampai pengumuman pemenang dan penutupan kegiatan.
Baca juga: USK Pilih Duta Baca 2026, Dorong Budaya Literasi di Kalangan Mahasiswa
Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., dalam sambutannya menegaskan bahwa Hult Prize bukan hanya sekadar kompetisi bisnis mahasiswa.
“Apa yang kita saksikan hari ini bukan semata-mata sebuah kompetisi. Yang kita saksikan adalah keberanian, yakni keberanian untuk mengidentifikasi persoalan yang sulit, keberanian untuk mengusulkan solusi, dan yang paling penting, keberanian untuk melangkah maju dan siap membangun,” jelasnya.
Prof. Tata juga menilai penyelenggaraan Hult Prize National Summit di Indonesia menjadi indikator berkembangnya ekosistem inovasi nasional.
Partisipasi peserta dalam kompetisi ini pun cukup tinggi. Tercatat lebih dari 100 tim menyatakan minat mengikuti ajang tersebut. Sebanyak 55 tim mengirimkan proposal ide bisnis, 39 tim masuk tahap short-list, dan 37 tim hadir langsung pada National Summit 2026. Seluruh peserta berasal dari 25 perguruan tinggi di Indonesia.
Baca juga: Kuliah DKV Sulit atau Menyenangkan? Ini Fakta yang Harus Kamu Tahu!
Selain itu, para peserta juga mengangkat berbagai isu, mulai dari keberlanjutan lingkungan, sistem pangan, layanan kesehatan, ekonomi sirkular, hingga transformasi digital.
Menurut Prof. Tata, kini, kewirausahaan tidak hanya berorientasi pada skala bisnis atau valuasi perusahaan, tetapi juga mampu dalam menciptakan solusi yang benar-benar dipercaya dan dibutuhkan masyarakat.
“Inovasi bukan hanya tentang membangun perusahaan. Inovasi adalah tentang membangun solusi yang layak mendapatkan kepercayaan masyarakat,” tuturnya.
Selain kompetisi startup, kegiatan ini juga berisikan sesi keynote speaker dari Deputi Direktur Bidang Inkubasi dan Akselerasi Bisnis ITB, Fathiro Hutama Reksa Putra, S.T., M.Sc., Ph.D.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Itb.ac.id