INDOZONE.ID - Isu mengenai keamanan di lingkungan pendidikan tinggi, khususnya tindak pelecehan dan kekerasan seksual, masih menjadi perhatian serius.
Menanggapi kekhawatiran tersebut, mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Departemen Teknik Geomatika menciptakan sebuah sistem pelaporan dan pemetaan digital bernama ITSafe.
Baca juga: Keren! Mahasiswa Adu Inovasi Mobil Ramah Lingkungan di ICRCC 2026 ITS
Sistem ini hadir sebagai solusi berbasis teknologi informasi untuk mengidentifikasi dan memetakan titik-titik di area kampus yang dianggap rawan atau memiliki potensi terjadinya tindak asusila.
Proyek tersebut dikembangkan oleh lima mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok 7 Kemah Kerja Geomatika, yakni Josephine Novellia A., Duta Satrio Wibowo, Muhammad Farid Farhan, Farrel Valentino Y., dan Ananda Adellia.
Dalam pengembangannya, mereka bekerja sama dengan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) ITS.
ITSafe memanfaatkan teknologi WebGIS yang mengandalkan metode crowdsourcing atau pengumpulan data langsung dari laporan pengguna.
Josephine Novellia, salah satu pengembang platform, menjelaskan bahwa sistem ini dirancang untuk mendeteksi berbagai gangguan keamanan, mulai dari tindakan yang sering dianggap remeh seperti siulan nakal (catcalling) hingga bentuk tindak kriminal lainnya.
Baca juga: ITS Terapkan Teknologi AI Face Recognition dan Keamanan Ketat di UTBK SNBT 2026
Salah satu fitur unggulan dari platform tersebut adalah jaminan kerahasiaan bagi pelapor. Untuk mendorong keberanian melapor, pengguna tidak diharuskan mengisi data identitas diri yang sensitif.
Pelapor hanya perlu mencantumkan alamat email untuk kebutuhan umpan balik, informasi mengenai peran, jenis kelamin, serta menandai lokasi kejadian pada peta, dan menjelaskan kondisi fisik lingkungan.
“Terakhir, pelapor dapat mengisi kronologi dan pengalaman pada area yang dilaporkan,” ungkap Novellia.
Data yang telah diverifikasi oleh tim akan ditampilkan secara visual melalui fitur 'Peta Persebaran'. Fitur ini memungkinkan sivitas akademika untuk melihat area mana saja yang telah dilaporkan sebagai titik rawan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Its.ac.id