Ilustrasi mahasiswa jurusan Fisioterapi. (freepik)
INDOZONE.ID - Jurusan Fisioterapi menjadi salah satu jurusan favorit di bidang kesehatan yang cukup banyak diminati calon mahasiswa.
Jurusan ini mempelajari cara menjaga, meningkatkan, hingga memulihkan fungsi gerak tubuh seseorang melalui berbagai metode terapi, mulai dari latihan gerak, terapi manual, hingga penggunaan alat tertentu.
Tak hanya dibutuhkan di rumah sakit, lulusan Fisioterapi juga memiliki prospek kerja yang cukup luas di bidang olahraga dan rehabilitasi.
Lalu, apa saja prospek kerja lulusan Fisioterapi? Berikut penjelasannya.
Baca juga: Universitas Jambi Hadirkan Market Day, Mahasiswa Diajak Praktik Berwirausaha Langsung
Jurusan Fisioterapi merupakan program studi yang mempelajari cara membantu memulihkan, menjaga, dan meningkatkan fungsi gerak tubuh seseorang melalui berbagai metode terapi.
Terapi yang dilakukan bisa berupa terapi manual, latihan gerak, hingga penggunaan alat elektroterapi.
Lulusan dari jurusan ini nantinya akan bekerja sebagai fisioterapis, yaitu tenaga kesehatan yang membantu pasien dengan gangguan gerak akibat cedera, penyakit, maupun kondisi tertentu.
Gelar yang diperoleh lulusan fisioterapi berbeda-beda tergantung jenjang pendidikan yang ditempuh.
Baca juga: Rahasia Lolos Sidang Skripsi: 7 Tips yang Harus Diketahui Mahasiswa
Baca juga: Mengenal Jurusan Manajemen Industri Katering, Pilihan Tepat bagi Pencinta Kuliner dan Bisnis
Selama kuliah di Jurusan Fisioterapi, kamu akan mempelajari berbagai materi seputar ilmu kesehatan, fungsi gerak tubuh, hingga teknik rehabilitasi pasien.
Pada semester awal, perkuliahan biasanya berfokus pada dasar-dasar ilmu kesehatan seperti anatomi, fisiologi, biomolekuler, psikologi, hingga konsep dasar fisioterapi.
Memasuki semester menengah, kamu akan mulai mempelajari berbagai cabang fisioterapi, seperti fisioterapi olahraga, neurologi, kardiopulmonal, pediatri, ortopedi, hingga fisioterapi lansia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Brainacademy.id