Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 29 JUNI 2026 • 19:00 WIB

Festival Dolanan Hidupkan Kembali Permainan Tradisional dan Kebersamaan Keluarga di Taman Dolan Batu

Festival Dolanan Hidupkan Kembali Permainan Tradisional dan Kebersamaan Keluarga di Taman Dolan BatuFestival Dolanan Mahasiswa UMM. (Yorinda Isva/Z Creators)

INDOZONE.ID - Taman Dolan Batu bersama mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang melalui tim Wavvy Creative sukses menyelenggarakan Festival Dolanan sebagai puncak kegiatan Praktikum 3 Brand Activation. Mengusung tema "Balik Dolanan", festival ini menghadirkan pengalaman bermain permainan tradisional yang dipadukan dengan pertunjukan seni budaya, aktivitas keluarga, dan suasana alam pedesaan khas Taman Dolan Batu.

Festival ini menjadi bagian dari strategi brand activation untuk memperluas segmentasi pengunjung Taman Dolan Batu yang selama ini didominasi rombongan sekolah menuju keluarga muda, mahasiswa, dan masyarakat umum. Berdasarkan hasil riset yang dilakukan tim, tingginya minat masyarakat terhadap wisata alam dan pengalaman kebersamaan menjadi dasar lahirnya konsep festival yang mengangkat kembali nilai-nilai budaya lokal melalui permainan tradisional.

Berbagai aktivitas disuguhkan sepanjang acara, mulai dari permainan tradisional seperti engklek, congklak, egrang, bakiak, bentengan, gobak sodor, hingga bekel yang dapat dimainkan oleh peserta dari berbagai kalangan usia. Sebelum permainan dimulai, peserta mendapatkan sesi edukatif yang dipandu oleh Mbah Jo, yang memperkenalkan sejarah, filosofi, serta tata cara memainkan setiap permainan tradisional secara interaktif.

Baca juga: UMM Hadirkan Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Cetak Pelatih Profesional Berbasis Sport Science

Suasana festival semakin meriah dengan penampilan Laskar Angin Percussion yang membawakan musik tradisional, dilanjutkan pertunjukan Teater Sinden FISIP UMM bertajuk "Kalah Menang, Sing Penting Dolan Bareng" yang mengangkat nilai kebersamaan, sportivitas, dan pelestarian budaya melalui permainan tradisional. Kemeriahan acara semakin lengkap dengan penampilan Miben Voice yang membawakan lagu-lagu tradisional Jawa, seperti Padang Bulan, Cublak-Cublak Suweng, dan Prau Layar, yang dipadukan dengan interaksi permainan tradisional sehingga menciptakan suasana nostalgia sekaligus mengajak pengunjung untuk kembali mengenal dan mencintai warisan budaya lokal.

Puncak acara ditandai dengan prosesi Lentera Malam, ketika seluruh peserta menuliskan harapan pada secarik kertas, lalu menerbangkan lentera secara bersama-sama. Momen tersebut menjadi simbol harapan agar nilai kebersamaan, budaya, dan permainan tradisional tetap hidup di tengah perkembangan era digital.

Ketua Pelaksana Festival Dolanan, Muhammad Farelino, mengatakan bahwa festival ini lahir dari keprihatinan terhadap permainan tradisional yang mulai terlupakan oleh generasi muda.

"Permainan tradisional perlahan mulai dilupakan oleh generasi sekarang. Padahal, di setiap dolanan terdapat nilai kebersamaan, kejujuran, kreativitas, serta kearifan lokal yang perlu terus diwariskan. Melalui Festival Dolanan, kami ingin menghadirkan kembali pengalaman bermain secara langsung dalam suasana yang edukatif dan menyenangkan bagi keluarga yang berkunjung ke Taman Dolan Batu," ujarnya.

Festival Dolanan Hidupkan Kembali Permainan Tradisional dan Kebersamaan Keluarga di Taman Dolan BatuSalah satu kegiatan di Festival Dolanan. (Yorinda Isva/Z Creators)

Hal senada disampaikan oleh dosen pembimbing Praktikum Brand Activation Ilmu Komunikasi UMM, Jamroji, S.Sos., M.Comms. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi implementasi pembelajaran mahasiswa, tetapi juga bentuk nyata pelestarian budaya.

"Festival ini menjadi upaya untuk mengingatkan kembali permainan-permainan tradisional yang dahulu pernah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, namun kini mulai terlupakan oleh generasi muda. Harapannya, budaya bermain bersama dapat kembali dikenal dan diwariskan kepada anak-anak saat ini," jelasnya.

Baca juga: Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMM Kenalkan Batik Lintang Lewat Pra-Event SWARA Lintang di CFD Malang

Sementara itu, Owner Taman Dolan Batu, Miftah Hadi, mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam menghadirkan kegiatan yang selaras dengan nilai-nilai Taman Dolan.

"Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi momen yang mampu mempererat hubungan keluarga melalui pengalaman bermain, belajar, dan menikmati budaya bersama di Taman Dolan Batu," ungkapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Dan Pengalaman Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Festival Dolanan Hidupkan Kembali Permainan Tradisional dan Kebersamaan Keluarga di Taman Dolan Batu

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!