INDOZONE.ID – Buat kamu mahasiswa tingkat akhir, mahasiswa yang sedang mempersiapkan magang, atau fresh graduate yang belum punya pengalaman kerja formal tapi bingung harus mulai dari mana, yuk merapat!
Masih banyak mahasiswa yang merasa clueless saat diminta bikin portofolio. Padahal, kalau dicermati, kegiatan sehari-hari yang kamu anggap biasa saja bisa jadi nilai plus, lho.
Hal-hal seperti mengatur keuangan bulanan, bikin itinerary jalan-jalan, sampai jadi admin grup komunitas, semuanya bisa kamu ubah jadi portofolio profesional, terutama untuk kerja remote.
-
Mengatur Keuangan Pribadi
Pernah jadi bendahara? Jika belum, mungkin kamu pernah mengelola keuangan skala kecil seperti keuangan kelas, bisnis usaha kecil, atau mencatat secara rinci alur pemasukan dan pengeluaran keuangan pribadimu setiap bulan.
Kemampuanmu ini berguna dalam pekerjaan administratif dan bisa dicantumkan dalam portofolio sebagai Data Entry.
Kamu bisa tambahkan dokumentasi berupa spreadsheet atau catatan keuangan sebagai bukti.
Baca juga: Magang di Luar Negeri? Kerja Sambil Liburan Pakai WHV Australia 2025
Contoh Portofolio:
“Saya mengelola iuran bulanan organisasi mahasiswa, mencatat status pembayaran dan menyusun jadwal tagihan di Google Sheets untuk pelaporan bendahara."
-
Merencanakan Perjalanan
Sering jalan-jalan bareng teman-teman dan paling gak bisa jalan tanpa arah sampai dipanggil “tukang ngatur”?
Kabar baiknya, itu artinya kamu punya pengalaman Project Management meskipun dalam skala kecil.
Jangan lupa sematkan juga spreadsheet atau dokumentasi lain berupa catatan yang menunjukkan susunan rencana perjalanan, anggaran, dan komunikasimu dengan teman-temanmu.
Contoh Portofolio:
"Saya menyusun itinerary, reservasi penginapan, dan mengatur anggaran perjalanan komunitas selama 3 hari ke Bandung."
-
Menulis Review
Kamu hobi menulis review makanan, skincare, atau pengalaman pribadi di Instagram, blog, atau mungkin di Google Review?
Kamu bisa kumpulkan 3–5 tulisan terbaikmu sebagai portofolio digital dan susun rapi dalam PDF atau Google Docs.
Baca juga: Magang Berdampak Gantikan MSIB: Ini Syarat, Jadwal, dan Cara Daftarnya!
Skill ini bisa kamu tampilkan sebagai Content Writing atau Copywriting.
Contoh Portofolio:
"Saya menulis review makanan yang membahas rasa, harga, dan rekomendasi menu dengan gaya bahasa santai dan mudah dipahami pembaca Gen Z."
-
Buat To Do List/Agenda Kalender
Kalau kamu rajin menyusun jadwal kegiatan kuliah, organisasi, dan tugas dengan aplikasi seperti Google Calendar atau Notion, kamu bisa menampilkannya sebagai skill Time Management atau Calender Management.
Contoh Portofolio:
"Saya menggunakan Google Calendar untuk mengatur jadwal belajar dan kegiatan organisasi secara mingguan dan memantau progress tugas."
Baca juga: Magang Perpustakaan FIB Undip: Mahasiswa Beraksi, Koleksi Tertata, Layanan Makin Berkualitas!
-
Kelola Chat Grup atau DM
Kamu mungkin pernah menjadi admin dari sebuah grup komunitas atau membalas pesan pelanggan dari jualan online.
Ini bisa menjadi bukti skill komunikasi dan problem solving. Umumnya skill ini dikenal sebagai Customer Support/Admin.
Contoh Portofolio:
"Saya menjadi admin grup belajar bahasa dan menjawab pertanyaan peserta dengan sopan dan informatif kurang dari 24 jam."
So, kamu hanya perlu melihat sekitar dan berpikir mendalam untuk menyadari potensimu dari kegiatan yang simpel seperti kebiasaan harianmu.
Ubah kebiasaan sederhanamu menjadi portofolio profesional dan tunjukkan bahwa kamu sudah siap kerja!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@sgb_va