Kamis, 17 JULI 2025 • 16:03 WIB

Universitas Moestopo Siap Gelar Festival Film Amerika Latin Bareng Dubes Venezuela

Author

Civitas akademika Universitas Prof. Dr. Moestopo beserta Duta Besar Venezuela (press release)

INDOZONE.ID - Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), merupakan salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) ternama di Indonesia. Kampus ini juga dikenal serta memiliki sejarah panjang mengenai nasionalisme, kebhinekaan, dan terbuka terhadap dunia global.

Kampus yang didirikan pada tahun 1962 ini memiliki motto Unita Pro Cedunt atau Bersama Meraih Sukses. Dengan motto ini, menjadikan Universitas Moestopo terus berpikir maju dalam bidang pendidikan. 

Hal ini dibuktikan dengan perkembangan kampus yang berawal dari kursus tukang gigi, hingga sekarang jadi salah satu kampus terpandang di Jakarta bahkan Indonesia. 

Baca juga: Siswa SMA Se-Jawa Timur Jajal Serunya Dunia Gigital Communication di Digicamp BINUS Malang

Kunjungan Diplomasi

Seiring berkembangnya zaman, Universitas Moestopo bukan cuma fokus pada ilmu kedokteran gigi saja. Namun, membuka studi dalam berbagai keilmuan termasuk hubungan internasional. 

Salah satu langkah konkret Universitas Moestopo dalam keilmuan hubungan internasional khususnya diplomasi budaya yaitu, penerimaan kunjungan Duta Besar Venezuela untuk Indonesia H.E. Mr. Enrique Acuna Mendoza  

Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian acara "Meet D’Ambassador" dan “Latin America Movie Festival”. Acara ini digelar oleh Program Studi Hubungan Internasional, pada Selasa, 15 Juli 2025 di Ruang Amphi Theater, Kampus I Universitas Moestopo.

Baca juga: Mahasiswa KKN-T UNDIP Berikan Penyuluhan Door to Door tentang K3 dan Perlindungan Hukum bagi Pekerja Migran Perempuan

Sebuah Cerita Perjuangan dan Pembebasan

Acara ini sekaligus menghadirkan nonton film bareng “Bolívar, el Hombre de las Dificultades”. Film ini menceritakan kisah Simon Bolivar selama pengasingannya di Jamaika. Bukan hanya menonjolkan sisi historis saja, film ini juga menceritakan perjuangan politik seorang Bolivar.

Perjuangan untuk kemerdekaan, menjunjung nilai-nilai kemanusiaan, melawan perbudakan, serta memicu semangat revolusi kebebasan rakyat di wilayah Amerika Latin.

Baca juga: Seorang Mahasiswi Histeris Maling Curi Laptopnya di Bus, Ada File Skripsi Ikut Hilang

Dalam sambutannya, Enrique menegaskan kalau perjuangan Bolivar bukan hanya untuk Venezuela saja, tapi tentang pembebasan Amerika Latin dari kolonialisme.

“Semangat Bolívar selama masa penjajahan menjadi pondasi penting bagi kemerdekaan bangsa Venezuela dan Amerika Latin secara keseluruhan,” tegasnya.

Langkah Nyata Universitas Moestopo

Rektor Universitas Moestopo Dr. Muhammad Saefulloh juga menyampaikan apresiasi terhadap kunjungan diplomatik ini. Ia menyoroti pentingnya kerja sama antarbangsa dalam pendidikan dan budaya. Selain itu, penggunaan media sosial yang jadi alat pada diplomasi modern saat ini.

Baca juga: UI Gandeng Kerajaan Yordania, Kembangkan Kerja sama Program Double Degree hingga Pertukaran Dosen

“Kami percaya, bagaimana sebuah bangsa terlihat di mata dunia sangat bergantung pada narasi yang dibentuk di ruang digital,” ujarnya.

Universitas Moestopo juga sudah mengambil langkah nyata, dengan membangun Pusat Studi Amerika Latin. Ini menjadi bukti konkret untuk mempererat hubungannya dengan negara Amerika Latin serta perkuat kolaborasi.

“Langkah ini adalah jembatan kultural yang memperkuat kolaborasi antarbangsa dalam kerangka persahabatan global,” tambahnya.

Baca juga: Cara Daftar Beasiswa Unggulan 2025, Peluang Emas Kuliah S1 sampai S3 Secara Gratis

Diplomasi Budaya Lewat Film

Sementara itu, Ketua Program Studi Hubungan Internasional Universitas Moestopo, Nadira menyebutkan bahwa acara ini adalah wujud diplomasi budaya konstruktif. Selain itu, bisa membangun pemahaman lintas budaya, khusus melalui medium film.

Dengan semangat kolaborasi dan pemahaman lintas budaya, acara ini jadi bukti bahwa dunia perfilman bisa jadi sarana dalam berdiplomasi. Selain itu, bisa membuka wawasan pengetahuan global bagi generasi muda.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Rektor, Plt Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi, mahasiswa, hingga pelajar SMAN 78 Jakarta. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Release

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU