Kampus Universitas Indonesia (ui.ac.id)
INDOZONE.ID - Universitas Indonesia (UI) resmi menjalin kerja sama dengan Kerajaan Hashemite Yordania dalam bidang pendidikan tinggi.
Kerja sama ini termasuk adanya pelaksanaan double degree, pertukaran, pelajar, dan pertukaran dosen. Pembahasan ini dilakukan kedua pihak pada Jumat, 11 Juli 2025 di Gedung Pusat Administrasi Universitas Indonesia, Depok.
Rektor Universitas Indonesia Prof. Heri Hermansyah mengungkapkan, saat ini UI sedang meningkatkan mahasiswa asing. Mereka juga menyediakan beasiswa untuk mahasiswa asing berkuliah di UI.
Baca juga: Cara Daftar Beasiswa Unggulan 2025, Peluang Emas Kuliah S1 sampai S3 Secara Gratis
“Saat ini, ada sekitar 200 mahasiswa asing yang sedang menempuh pendidikan pascasarjana di UI. Mahasiswa ini berasal dari Afrika hingga Asia Tenggara dan mempelajari berbagai bidang ilmu, mulai dari kesehatan hingga ekonomi,” ujarnya.
Duta Besar Kerajaan Hashemite Yordania untuk Republik Indonesia, Sudqi Al Omoush juga berharap kalau mahasiswa asal Yordania yang belajar di UI bisa meningkat.
“Kami memiliki sejarah panjang dan baik dalam menerima mahasiswa Indonesia yang belajar di Yordania, baik dalam studi bahasa Arab maupun studi agama. Semoga ini dapat diperluas ke bidang studi lainnya, seperti Ilmu Kedokteran dan Ilmu Terapan”.
Bukan hanya itu, Sudqi juga mengumumkan kebijakan baru dari pemerintah Yordania yang memberikan keringanan biaya kuliah buat mahasiswa asal Indonesia. Seluruh proses pendaftaran, biaya kuliah, dan sistem pendidikan bakal diperlakukan sama seperti warga Yordania.
Sistem bahasa dalam pendidikannya pun bilingual, artinya menggunakan bahasa Inggris dan Arab. Hal ini supaya proses pertukaran belajar bisa lebih mudah.
Lewat kerja sama ini juga, diharapkan bagi UI dan Yordania memperluas program serta hibah riset, bukan hanya pada pengembangan double degree.
Baca juga: Bukan Cuma Estetik, Mahasiswa ITS Rancang Produk Sepatu yang Sesuai Standar K3 dan Anti Lecet
Saat ini, UI memang sudah memiliki program kelas internasional serta double degree, dimana mahasiswa bisa kuliah dua tahun di UI, dan dua tahun di universitas mitra UI. Untuk menggaet mahasiswa asing, UI juga membuat program penuh dengan bahasa Inggris.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Mahmud Sudibandriyo menyarankan, buat langkah awal kolaborasi ini dimulai dari pertukaran dosen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ui.ac.id