INDOZONE.ID - Universitas Indonesia kembali menunjukkan komitmen untuk menghadirkan pendidikan yang inklusif. Kali ini, UI menjalankan pengabdian masyarakat bertema “Sensory Bridge: Inovasi Pendekatan Sensoris untuk Pengembangan Potensi Anak Penyandang Autisme”.
Program ini digagas oleh Departemen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Kegiatan ini merupakan hasil UI dan Yayasan Rumah Terapi Putra Fitri.
Baca juga: Gendong Tim di Awal: Dean Hartono Buktikan Kemampuannya di COC 2
Ketua Program Sensory Bridge Dr. Retno mengungkapkan kalau program ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan pendidikan inklusif. Salah satunya menghadirkan ruang belajar yang aman, nyaman, menyenangkan, dan memberdayakan.
Dalam acara itu, para peserta mengikuti pelatihan pendampingan oleh Ketua Yayasan Rumah Terapi Putra Fitri, Ratna Komara Wangsih.
Ratna juga bercerita pengalamannya saat mendampingi anak-anak penyandang disabilitas. Ia menilai bahwa masih banyak pandangan masyarakat yang kurang tepat kepada anak-anak tersebut.
“Mereka bukan tidak mampu, hanya perlu metode yang sesuai dan pendekatan yang tepat. Edukasi seperti ini sangat penting untuk membuka perspektif masyarakat,” ujar Ratna.
Program ini juga menghadirkan kegiatan yang sangat interaktif, dengan mengadakan “Post to Post” sebanyak lima pos permainan sensoris. Para peserta pun mengikuti masing-masing pos.
Anak-anak akan dikenalkan dengan aroma bahan alami, menebak suara hewan, mencicip rasa, serta menyentuh berbagai tekstur. Masing-masing pos dirancang buat menstimulasi respon sensorik dengan cara menyenangkan.
Baca juga: Momen Seorang Mahasiswa Menangis Terharu Usai Sidang Skripsi, Netizen: Kamu Hebat Bang!
Anak kembar penyandang disabilitas yaitu Fadlan dan Fadli yang berusia 10 tahun, membagikan pengalamannya selama ikut kegiatan ini. Mereka mengaku kalau tebak-tebakan suara hewan jadi yang paling menyenangkan.
“Hari ini kita main tebak-tebakan suara hewan, seru banget! Aku bisa jawab kucing, burung kakak tua, ayam, sama lembu,” kata Fadlan.
Selain peserta, acara nya turut dibantu oleh 21 mahasiswa dan sejumlah dosen dari Departemen Biologi UI. Program ini juga jadi bukti inovasi dalam bidang pendidikan adalah kekuatan transformatif bagi masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ui.ac.id