INDOZONE.ID - Saat memasuki dunia perkuliahan, kamu mungkin akan terbiasa melihat mahasiswa bergaya kasual.
Mahasiswa berkaos, hoodie, atau mengenakan jeans bukanlah pemandangan yang asing.
Tapi di belahan dunia lain, disiplin tak hanya soal tugas dan waktu, melainkan juga mencakup cara berpakaian.
Layaknya saat mengunjungi museum kamu perlu mengenakan outfit rapi sebagai bentuk penghormatan pada peninggalan sejarah, begitu pula dengan etika berpakaian di kampus.
Ini dia 4 kampus dunia yang bisa bikin kamu mikir dua kali sebelum masuk kelas:
Baca juga: Punya Banyak Followers Sosial Media? Ini Dia Kampus yang Buka Jalur Influencer
Pakistan: Larangan Celana Jeans dan Pakaian Kasual
Kalau kamu jadi mahasiswa Universitas Karachi, Pakistan, kamu perlu siap-siap berpisah dan segel pakaian terbukamu dari kampus.
Mahasiswa diwajibkan mengenakan pakaian yang sopan dan longgar. Aturan ini melarang celana jeans ketat dan pakaian santai lainnya.
Vietnam: Rok Pendek dan Celana Robek Dilarang
Selanjutnya, ada Hanoi Medical University di Vietnam. Jika biasanya kamu mudah menemukan mahasiswa memakai celana robek atau rok pendek, di kampus ini hal tersebut dilarang.
Larangan ini mencakup segala bentuk pakaian terbuka dan didasarkan pada upaya menjaga citra kampus sebagai institusi pendidikan kedokteran.
Baca juga: Stop Jadi Donatur Kampus! Ini Dia Target Menyusun Skripsi Supaya Gak Telat Lulus
Nigeria: Dress Code OAU yang Bikin Heboh
Obafemi Awolowo University (OAU) di Nigeria juga menerapkan larangan terhadap pakaian transparan, terlalu ketat, dan yang menampakkan bagian tubuh berlebihan.
Anjuran berpakaian sopan ini juga mencakup gaya rambut dreadlock atau berwarna mencolok.
OAU juga menyarankan mahasiswa untuk tidak mengenakan aksesori berlebihan. Meskipun larangannya tidak bersifat kaku, kampus menekankan nilai etis dalam berpenampilan.
Rwanda: Seragam Semi-Formal di Kampus Kesehatan Global
Di Rwanda, mahasiswa University of Global Health Equity (UGHE) wajib berpakaian semi-formal setiap hari.
Kampus ini mewajibkan mahasiswa tampil profesional dengan perpaduan celana bahan, rok panjang, dan kemeja berkerah.
Baca juga: Ternyata, Para Pengisi Suara KPop Demon Hunters Lulusan Kampus Elite Korea & AS
Sepatu tertutup juga menjadi syarat, dan sneakers kasual atau sepatu olahraga tidak diperkenankan.
UGHE menekankan bahwa penampilan mencerminkan standar etika, kredibilitas, dan identitas seorang tenaga medis yang bertanggung jawab.
Tiap kampus memiliki nilai dan budaya yang ingin dijaga. Dimana bumi dipijak di sana lah langit dijunjung.
Jadi siap atau tidak, mahasiswa harus bisa menyesuaikan diri, mulai dari memilah baju hingga cerminkan etika.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan Penulis