Mau Apply Kampus Luar Negeri? 8 Hal yang Wajib Disiapkan Sebelum Berangkat, Jangan Sampai Terlewat!
INDOZONE.ID - Keinginan untuk melanjutkan studi sudah menjadi impian banyak orang. Kuliah di luar negeri bukan cuma soal prestise atau kebanggaan semata, tapi juga melihat peluang akademik yang makin luas.
Dengan belajar di luar negeri, bisa membuka cakrawala keilmuan baru, bahkan dari sudut pandang yang berbeda dari umumnya. Mahasiswa bukan cuma diajarkan materi di kelas, tapi juga mempelajari bagaimana kehidupan di negara orang, kebudayaan lain, hingga bahasa yang perlu adaptasi.
Sebelum berangkat kuliah ke luar negeri, tentunya ada banyak hal yang harus disiapkan dengan baik bahasa, hingga syarat administratif yang gak boleh terlewat. Berikut penjelasannya di bawah ini.
Baca juga: Ubah Jelantah Jadi Cuan, Mahasiswa KKN Undip Dorong Pengolahan Limbah Ramah Lingkungan
Kemampuan Bahasa
Banyak universitas yang menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantar, khususnya buat mahasiswa asing. Biasanya, ini diperlukan sertifikat IELTS/TOEFL/TOEIC, dengan nilai minimal tertentu.
Namun, kalau pengantar menggunakan bahasa lain, kamu akan memerlukan bahasa tersebut. Sebab itu, pastikan terlebih dahulu sebelum daftar.
Transkrip Nilai
Transkrip nilai juga penting untuk disiapkan. Kamu harus menyiapkan transkrip rapor selama 6 semester di SMA, dan sudah diterjemahkan ke bahasa yang diminta. Pastikan cek terlebih dahulu bahasa yang diminta itu apa, jangan sampai salah.
Jangan lupa untuk menggunakan penerjemah tersumpah. Kalau rata-rata transkrip nilai kamu di atas 80, biasanya sudah aman untuk langsung daftar.
Baca juga: 5 Rekomendasi Film Seru dan Inspiratif untuk Mahasiswa IT dan Programmer: Yuk, Cek Daftarnya!
Surat Rekomendasi
Tiap kampus biasanya meminta untuk mengumpulkan surat rekomendasi. Namun, jumlahnya tergantung kebijakan masing-masing. Surat rekomendasi ini gak harus dari kepala sekolah, bisa saja ke guru yang terdekat dengan kamu.
Sertifikat Penghargaan
Kalau kamu selama SMA aktif mengikuti kegiatan seperti lomba akademik maupun non-akademik, jangan lupa untuk dicantumkan. Selain itu, kamu juga bisa mencantumkan sertifikat organisasi bahkan volunteer.
Biaya Daftar
Setiap ingin daftar ke universitas tertentu, pasti akan ada biaya untuk formulir. Biaya formulir pendaftaran atau application fee juga berbeda-beda setiap kampus, tergantung kebijakan masing-masing.
Baca juga: 3 Hal yang Wajib Diperhatikan buat Maba yang Pertama Kali Ngekos, Jangan Bawa Semua Isi Rumah
Esai Jawaban
Setelah mendaftar, ada beberapa pertanyaan yang harus dijawab dalam bentuk esai. Pastikan untuk melihat limit kata, serta menjawabnya dengan baik dan benar.
Interview
Setelah kamu lolos dari tahap administrasi atau dokumen, langkah selanjutnya adalah menghadapi interview. Interview berlangsung selama 15-20 menit. Melalui interview, kamu akan memperkenalkan diri lebih jauh. Sebaiknya, latihan terlebih dahulu sebelum interview dimulai.
Visa Pelajar/Studi
Kalau ingin kuliah di luar negeri, harus banget punya izin tinggal atau visa. Sebab itu, kamu harus mengurus visa terlebih dahulu sebelum berangkat. Jangan sampai, ketika sudah ingin berangkat tapi visa belum keluar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@educate.id