INDOZONE.ID - Tim KKN-T IDBU 83 Universitas Diponegoro (Undip) kembali hadir dengan gebrakan inovatif untuk mengembangkan potensi lokal. Kali ini, mereka mengolah kulit ikan yang selama ini dianggap limbah, menjadi komoditas bernilai ekonomi tinggi.
Siapa sangka, kulit ikan yang biasanya dibuang setelah dagingnya diambil, kini bisa disulap menjadi oleh-oleh khas wisata bahari? Inovasi ini digagas oleh Kayla Mona, salah satu anggota KKN-T IDBU 83, yang melihat peluang besar di Pelabuhan Perikanan Pantai Tawang, Desa Gempolsewu, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal.
Wilayah pesisir ini dikenal dengan hasil lautnya yang melimpah. Didukung oleh Dosen Pembimbing Lapangan Prof. Dr. Ir. R. Siti Rukayah, M.T., Dr. Sukawi, S.T., M.T., dan Dr. Muhammad Abdullah, M.A., Tim KKN-T IDBU 83 memanfaatkan potensi tersebut dengan menginisiasi program pengolahan kulit ikan menjadi keripik siap konsumsi.
Dukungan dan Kolaborasi
Program ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Pelabuhan Perikanan Pantai Tawang, Bapak Ifdol Syukri, S.Pi., M.Si., M.Sc, serta Danposal Kendal, Lettu Mar. Pujo Pratikno. Pos TNI AL Kendal yang beralamat di Jl. Bahari No. 1, Desa Gempolsewu, menjadi posko kegiatan selama program berlangsung.
Baca juga: Cerita Sendang Sakral Disulap Jadi Buku Anak, Karya Mahasiswa UNDIP Ini Punya Misi Edukasi!
Sosialisasi dan Edukasi: Membangun Kesadaran Ekonomi Lokal
Pada Jumat, 18 Juli 2025, Kayla Mona melakukan sosialisasi kepada mitra Pelabuhan Perikanan Pantai Tawang dan para pelaku UMKM setempat. Dalam presentasi interaktif, ia menjelaskan potensi kulit ikan sebagai bahan baku bernilai ekonomis. Brosur informatif dan barcode video tutorial juga dibagikan kepada peserta untuk mempermudah praktik pengolahan.
"Respons dari mitra Pelabuhan dan UMKM sangat positif," ungkap Kayla Mona.
Kenapa Keripik Kulit Ikan?
Produk ini tidak hanya ramah lingkungan dan ekonomis, tetapi juga unggul dari segi gizi dan rasa. Beberapa kelebihan keripik kulit ikan:
- Teksturnya renyah alami saat digoreng, cocok untuk camilan.
- Mengandung kolagen, omega-3, dan protein yang baik bagi tubuh.
- Bisa dikreasikan dalam berbagai rasa, seperti gurih, balado, hingga salted egg.
Dari Dapur ke Destinasi Wisata
Keripik kulit ikan dikemas dengan label khas wisata bahari, menjadikannya buah tangan wajib bagi wisatawan yang berkunjung ke pesisir Kendal. Harapannya, produk ini mampu memperkuat identitas daerah sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir.
Menuju Wisata Bahari Berkelanjutan
Inisiatif Tim KKN-T IDBU 83 membuktikan bahwa inovasi sederhana dapat membawa dampak besar. Program ini bukan sekadar tentang produk, tetapi juga tentang pelestarian lingkungan, penguatan ekonomi lokal, dan peningkatan citra pariwisata Indonesia.
Dukungan dari berbagai pihak diharapkan terus mengalir agar inovasi ini berkembang, menginspirasi daerah lain, dan menjadikan kulit ikan sebagai komoditas unggulan.
Yuk, dukung produk lokal dan jaga laut kita tetap lestari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan