Optimalkan Potensi Ekonomi, Mahasiswa Undip Beri Pendampingan bagi UMKM di Kelurahan Pedurungan Lor
INDOZONE.ID - Banyak usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang belum memanfaatkan peluang di Kelurahan Pedurungan Lor, Kota Semarang, Jawa Tengah. Alhasil, potensi ekonomi yang mereka miliki belum bisa dioptimalkan.
Mahasiswa KKNT IDBU Tim 12 Undip kelompok 2 turun tangan membantu pelaku usaha untuk mengembangkan usaha lewat pendampingan langsung di lapangan. Para mahasiswa terjun langsung untuk menjangkau pelaku UMKM dari tanggal 14-26 Juli 2025..
Program ini dirancang untuk memperkuat fondasi UMKM lokal melalui serangkaian kegiatan, mulai dari pendataan usaha, legalisasi, edukasi manajemen keuangan, hingga strategi pemasaran digital.
Baca juga: Diajak Menyeberangi Jembatan Kaca, Anjing Ini Gemetaran
Pada tahap awal mahasiswa melakukan survei dan wawancara kepada pelaku UMKM yang tersebar di berbagai RW.
Mereka mengunjungi satu persatu usaha kuliner, kerajinan tangan, ritel, hingga jasa, untuk mencatat potensi dan tantangan yang mereka hadapi. Semua informasi dicatat secara rinci untuk menjadi dasar pendampingan berikutnya.
Banyak pelaku UMKM yang belum memiliki legalitas usaha menjadi salah satu persoalan yang ditemui di lapangan.
Mahasiswa KKN UNDIP, khususnya dari Fakultas Hukum, kemudian membantu pelaku UMKM mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) secara online melalui sistem OSS.
Baca juga: Mahasiswa KKN Undip Salurkan Kempul untuk Paguyuban Kuda Lumping Wahyu Sekar Ngremboko
Dengan NIB, usaha mereka dapat diakui secara hukum dan lebih siap untuk mengembangkan pasar.
Tidak hanya itu, mahasiswa dari program studi akuntansi juga mengajarkan cara mencatat keuangan menggunakan aplikasi SiApik inovasi dari Bank Indonesia.
Edukasi ini menjadi titik penting agar pelaku usaha bisa memisahkan uang pribadi dan uang usaha, tahu arah arus kas, dan memiliki data keuangan yang bisa dipakai untuk mengajukan modal ke bank atau lembaga pembiayaan.
Selain itu, tim KKN juga membimbing UMKM untuk go online. Pelatihan meliputi pembuatan katalog produk yang menarik, cara memotret produk agar terlihat profesional, memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan TikTok, hingga memasarkan produk lewat marketplace.
Baca juga: Mahasiswa Undip Sosialisasikan Penggunaan Alat Pengering Herbal yang Praktis dan Higienis
Pelaku usaha juga diajak mencoba sistem pembayaran non-tunai seperti QRIS untuk memudahkan transaksi.
Dengan demikian, program ini membuka langkah awal bagi UMKM Pedurungan Lor untuk terus berkembang, kreatif, dan siap bersaing di pasar yang lebih luas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung