INDOZONE.ID - Masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) menjadi impian banyak pelajar di Indonesia. Namun, masuk ke PTN bukanlah sebatas membalikan telapak tangan.
Ada banyak hal yang harus dipersiapkan jauh-jauh hari. Apalagi persaingan yang ketat, aturan yang berubah setiap tahun, dan sistem seleksi dinamis, membuat para calon mahasiswa ini harus memiliki banyak plan menuju waktu seleksi.
Baca juga: Mahasiswa KKN UIN Walisongo Berikan Edukasi Cegah Brain Rot bagi Siswa SDN Kebondowo 02
Setiap tahunnya, sering ada penyesuaian pada jalur masuk PTN, mulai dari Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan selekasi mandiri. Penyesuaian ini memang biasanya mengikuti kebutuhan setiap tahunnya.
Ketatnya persaingan, bukan hanya mempersiapkan belajar saja, atau sebatas mendapatkan nilai akademik yang bagus. Akan tetapi, kamu juga harus memastikan nilai tersebut bisa konsisten, serta wajib memiliki road map yang jelas.
Dengan membuat road map ini, kamu akan merancang strategi dari jauh-jauh hari, sekaligus memilih arah yang jelas menuju PTN 2026.
Baca juga: Lulus Cumlade Tanpa Skripsi? Mahasiswa UIN Banten Ini Bisa Buktikan Lewat Publikasi Jurnal
Road Map PTN 2026
Agustus
Pada bulan ini, kamu harus mulai memastikan jurusan dan kampus yang ingin diincar. Selain itu, terus update perkembangan skema tes, mulai dari SNBP, SNBT, dan Mandiri.
September
Mulai masuk ke bulan September, cobalah untuk memulai belajar TPS (Tes Potensi Skolastik). Tes ini untuk menguji kemampuan kognitif para siswa.
Oktober
Masuk ke bulan Oktober, mulailah untuk perbanyak ikut try-out. Tujuannya untuk menguji kemampuan kamu sejauh mana, sekaligus mengevaluasi.
Baca juga: ITS Raih Penghargaan Kategori Wakif PTNBH Terbaik, Dukung Sistem Pendidikan Lebih Merata
November
Di bulan ini kamu bisa lebih banyak perdalam materi, apalagi setelah try-out. Selain itu, jangan lupa untuk terus latihan soal SNBT.
Desember
Pada bulan ini, kamu harus mencari tahu update terbaru terkait daya tampung dan peluang. Hal ini supaya kamu mencari strategi untuk bisa mendapatkan peluang besar.
Januari
Bulan Januari adalah waktu pendaftaran SNPMB dan cek apakah kamu eligible buat SNBP.
Baca juga: 5 Istilah Populer dalam Dunia Riset yang Masih Banyak Orang Salah Kaprah
Februari
Di bulan ini, kamu harus finalisasi pilihan pada SNBP, pastikan itu yang terbaik. Kamu juga bisa siapkan portofolio (jika ada dan diperlukan).
Maret
Semakin dekat dengan seleksi, kamu bisa perbanyak latihan soal dan try-out pada bulan Maret ini.
April
Kalau sudah masuk bulan April, waktunya untuk persiapan ujian. Kamu bisa simulasi ujian menggunakan timer. Jadi tidak kaget saat ujian beneran berlangsung.
Baca juga: Teater Mini Interaktif, Cara Mahasiswa Undip Edukasi Anak Desa Wisata
Mei
Bulan Mei biasanya jadi jadwal seleksi tes UTBK. Pastikan kamu tahu waktu dan lokasi ujiannya, jangan sampai salah.
Juni
Cek hasil dari SNBP dan SNBT, jangan lupa untuk buat plan B jika tidak lolos.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@edulab.id