INDOZONE.ID - Memulai babak baru sebagai mahasiswa memang terasa sangat berbeda dibandingkan masa sekolah.
Waktu pertama kali jadi mahasiswa, biasanya bayangan yang muncul: “Pokoknya harus IPK 4.00, lulus cumlaude, hidup bebas, dan tampil kece.”
Tapi seiring semester berjalan, kenyataan pelan-pelan kasih gambaran lain.
Baca juga: 3 Cara Jitu Buat Maba Ketika Pertama Kali Masuk Kampus, Biar Gak Nolep Pas Kuliah
Yup, prioritas mahasiswa berubah seiring bertambahnya semester. Dari semangat maba yang penuh energi sampai mahasiswa akhir yang sibuk perang dengan skripsi.
Awal Kuliah (Semester 1-2)
Pengalaman awal masuk kuliah setiap mahasiswa berbeda. Ada yang merasa sangat antusias, ada juga yang justru overwhelmed dengan lingkungan baru.
Di semester awal, banyak mahasiswa baru yang semangat banget. Ada yang sibuk ikut organisasi, ada yang rajin banget nyatet semua materi. Fokus utamanya jelas: aktif di kelas dan ngejar nilai bagus.
Baca juga: Maba Wajib Tahu! Jenis-jenis Organisasi Mahasiswa di Kampus, Apa Perbedaannya?
Isi Tas Maba:
- Pulpen warna-warni, stabilo buat catatan estetik
- Binder, notes lucu, sticky notes
- Tumbler estetik, parfum kecil, hand sanitizer
- Kadang masih sempet bawa bekal dari rumah
Akhir Kuliah (Semester 7-8)
Berbeda dengan mahasiswa tingkat akhir. Fokusnya udah bukan lagi catatan cantik, tapi gimana caranya skripsi cepat selesai.
Baca juga: Maba Wajib Tahu! Ini Kebiasaan SMA yang Bikin Kamu Gagal di Kuliah
Mulai dari cari topik, kena revisi berkali-kali, sampai perjuangan ketemu dosen pembimbing, semua bikin isi tas jadi super simpel
Isi Tas Mahasiswa Semester Akhir:
- Draft skripsi yang udah agak lecek
- Laptop + charger wajib
- Pulpen seadanya, tintanya pun kadang nyaris habis
Tas besar yang dulu penuh barang estetik dan lengkap, kini isinya menyusut drastis hanya kebutuhan pokok untuk bertahan menghadapi skripsi.
Jadi tas boleh berubah, tapi ceritanya tetap jadi bagian hidup mahasiswa. Gimana menurutmu?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Edunitas.com