INDOZONE.ID - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Tim 102 Universitas Diponegoro (Undip) mengadakan pemberdayaan masyarakat di Desa Muncar, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada akhir Juli lalu.
Tema yang dipilih yakni “Tanam Kebaikan, Gali Solusi: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemilahan Sampah dan Biopori Bersama Kelompok Tani Sumber Makmur 5 Dusun Jaten” .
Kegiatan ini digagas oleh tiga mahasiswa anggota KKN-T Tim 102 Undip, di antaranya Nur ’Azizah dan Rafly Riza Saputra (Fakultas Teknik Undip), serta Vinta Syaputri (Fakultas Sains dan Matematika Undip).
Kolaborasi oleh mahasiswa program keilmuan kelompok Sains dan Teknologi (Saintek) ini berangkat dari observasi terhadap permasalahan lingkungan di Dusun Jaten.
Baca juga: Jangan Panik! Ini 6 Hal yang Sebenarnya Gak Penting Kamu Pikirkan saat Awal Kuliah
Pemberdayaan ini bertujuan untuk menciptakan solusi terhadap masalah sampah di Dusun Jaten, di mana sebagian besar masyarakat masih membakar sampah atau membuang sampah di sekitar sungai, tanpa pengelolaan lebih lanjut.
Pemberdayaan dilaksanakan dengan penyampaian tiga sasaran materi utama, meliputi pemilahan sampah, pengolahan sampah, serta pengenalan biopori.
Sesi pemaparan diawali dengan penyampaian materi mengenai jenis-jenis sampah. Ketiga mahasiswa tersebut menunjukan cara pemilahan sampah paling dasar dengan mengenali jenis sampah organik, anorganik, hingga bahan berbahaya dan beacun (B3).
Setelah dipilah sesuai jenis dan karakteristik masing-masing, sampah kemudian diolah berdasarkan prinsip 3R (Reduce/mengurangi, Reuse/menggunakan kembali, dan Recycle/mendaur ulang).
Baca juga: Intip Do and Don't Selama Kuliah, Panduan Mahasiswa Biar Gak Salah Langkah
Pengenalan alternatif pengolahan sampah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya yang ditimbulkan akibat pembakaran sampah.
Asap yang dihasilkan dari pembakaran sampah mengandung partikel halus serta gas beracun akibat pembakaran tidak sempurna, seperti karbon monoksida (CO).
Asap yang terhirup terus menerus akan meningkatkan resiko penyakit pernapasan serta mencemari lingkungan lewat bau pembakaran yang menyengat.
Kegiatan pemberdayaan dilanjutkan dengan memberikan pelatihan pembuatan biopori bersama warga Dusun Jaten.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung