Cerita Annasha Queenara Lolos ke 5 Kampus Ternama di Jepang dan Australia, Begini Cara Belajarnya
INDOZONE.ID - Keputusan untuk melanjutkan pendidikan tinggi memang jadi keputusan pribadi. Akan tetapi, keputusan besar itu gak selamanya mudah, seperti yang dilakukan Annasha Queenara.
Queenara merupakan seorang pelajar yang lolos ke lima kampus ternama di luar negeri. Begini cerita Queenara hingga bisa mencapai tahap ini.
Sejak kecil, Queenara sudah bertekad untuk kuliah di luar negeri. Ia tertarik karena budayanya beda, cara belajarnya beda, dan kesempatan untuk berkembang di kancah internasional.
Baca juga: Anchor Hunt Jadi Ajang Incaran Mahasiswa IPB di Indonesia Punya Kamu 2025 Goes to Campus
Alasan tersebut membuat Queenara mempersiapkan diri dari awal dan serius. Bukan cuma meningkatkan nilai akademik, ia juga mencari berbagai pengalaman di luar sekolah sebanyak mungkin.
“Aku juga sering ikut lomba dna proyek yang bisa mengasah cara aku berpikir dan kerja sama tim,” ujarnya.
Baca juga: Kenal Lebih Jauh Fulbright Scholarship: Syarat, Cakupan, dan Dokumen yang Harus Disiapkan
Gak Ambil PTN
Queenara mengaku punya prinsip dan tujuannya sendiri. Ia lebih memilih untuk memulai lebih awal mengunjungi expo studi di luar negeri. Bahkan, ia juga gak mengambil atau daftar di perguruan tinggi negeri (PTN).
“Motto hidupku simple, kalau ada kesempatan kuliah di luar, ya gas aja,” pungkasnya.
“Dari kelas 10 aku mulai nyari tau kampus dengan visit study abroad expo. Pas kelas 11 aku nyiapin IELTS, SAT, CV, sampai motivation letter,” sambungnya.
Di lain sisi, ia tetap aktif di kegiatan organisasi atau kepanitiaan. Dengan kesibukan tersebut, ia mengaku bisa belajar mengatur waktu dengan baik dan secara langsung.
Baca juga: Universitas Paramadina Resmikan Gedung Kuliah Baru di Cipayung Jakarta Timur
Mantap Pilih APU Ritsumeikan University
Berkat kerja kerasnya, Queenara berhasil lolos ke lima universitas ternama di Jepang dan Australia, antara lain APU Ritsumeikan University Japan, Tokyo International University, Royal Melbourne Institute of Technology, Griffith University, dan Edith Cowan University.
Pada akhirnya, Queenara mantap untuk memilih APU Ritsumeikan University, jurusan Marketing International Management.
Ia mengungkapkan, salah satu alasannya adalah karena sang mama sering memberikan foto-foto saat tinggal di Jepang. Akan tetapi, selama ini, ia belum sempat ke Jepang. Ibaratnya, kuliah di APU itu selain studi, bisa juga mewujudkan mimpi masa kecil.
Selain itu, APU juga punya lingkungan internasional dan cocok sama bidang yang diminatinya, yaitu bidang marketing.
Baca juga: Tim Mahasiswa UGM Raih Juara Grup Terbaik di Ajang K-Speech World Contest 2025 di Vietnam
Tips Belajar ala Queenara
Queenara mengaku kalau dirinya gak belajar terus-terusan. Ia percaya sama yang namanya keseimbangan, antara belajar, istirahat, dan berkegiatan di luar sekolah.
“Kalau lagi belajar, aku usahain fokus banget, kebetulan aku anaknya emang kalau udah belajar lumayan ngotot dan aku tidak terlalu keberatan,” kata Queenara.
Setelah belajar, ia juga menyisihkan waktu buat diri sendiri, mulai dari nonton, jalan-jalan, atau sekadar tidur siang saja.
Baca juga: Suasana Event 'Indonesia Punya Kamu', Graha Widya Wisuda Penuh Semangat Anak Muda
Pesan untuk yang Mau Kuliah di Luar Negeri
Sementara untuk kuliah di luar negeri, ada beberapa tips yang bisa dilakukan. Bagi Queenara, harus memiliki tujuan yang jelas, seperti yakin keputusan ini adalah peluang untuk berkembang.
Selanjutnya, harus cermat dalam memilih kampus, jangan sekadar asal-asalan saja. Kamu bisa buat tiga tier daftar kampus, supaya lebih mudah menentukan prioritas.
Lalu, wajib buat enjoy the process, jangan sampai tahap persiapan dijadikan sebagai beban. Terakhir, buat motivation letter dengan jujur, highlight kemampuan yang bisa kamu tonjolkan, termasuk goals dan motivasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@schoters, Instagram/@annashaqueenara