Minggu, 07 SEPTEMBER 2025 • 12:40 WIB

Fahrul dan Juan Perkenalkan Temuan Senyawa Juanleoxy Fahrulanoside di ICN 2025 Paris

Author

Fahrul dan Juan dala kongres IUCN, ICN 2025 Paris (Instagram/@fahrulnurkolis_)

INDOZONE.ID - Dua peneliti asal Indonesia, Fahrul Nurkolis dan Juan Leonardo, berhasil menemukan senyawa baru, Juanleoxy Fahrulanoside (C12H23NO9).

Penemuan ini bermula dari kolaborasi mereka selama setahun di bidang gizi, yang berfokus pada eksplorasi Delites, herbal khas Indonesia yang diperkaya dengan formula tradisional China.

Senyawa ini terbukti mampu menurunkan kadar gula darah setelah makan, sehingga meningkatkan rasa kenyang dan mendukung kesehatan metabolisme.

Baca juga: Dulunya Anak Kos ITB! Adhiguna Kuncoro, Ilmuwan Indonesia di Balik Google Gemini

Atas pencapaian ini, keduanya mencuri perhatian komunitas akademik internasional saat menjadi pembicara di forum ilmiah International Congress of Nutrition (ICN) 2025 di Paris.

Kongres yang dikenal sangat prestisius ini diadakan oleh International Union of Nutritional Sciences (IUNS), organisasi gizi dunia yang telah diakui UNICEF dan WHO.

Senyawa Juanleoxy Fahrulnoside dalam proses tercatat secara resmi di National Library of Medicine. (pubchem.ncbi.nlm.nih.gov)

Pencapaian ini menorehkan sejarah baru bagi Fahrul, peneliti muda asal Madiun, Jawa Timur. Ia merupakan alumni Prodi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga.

Fahrul dikenal memiliki riwayat 105 publikasi jurnal internasional bereputasi, serta pemegang hak paten senyawa antikanker dan antidiabetes.

Sementara itu, Juan, rekan Fahrul, adalah pemuda kelahiran Jakarta tahun 1993. Ia menempuh pendidikan SMP dan SMA di Shanghai, melanjutkan studi sains S1 di Boston, Amerika Serikat, dan sekolah medis di Beijing University of Chinese Medicine.

Baca juga: Bikin Bangga, 7 Dosen UGM Masuk Jajaran 2 % Ilmuwan Berpengaruh Dunia, Siapa Saja?

Kesuksesan mereka, yang tak lepas dari kolaborasi dengan periset senior, menjadi kebanggaan bagi Indonesia di mata dunia.

Prestasi ini juga membuka sudut pandang baru terhadap obat herbal sebagai kekayaan budaya Indonesia di panggung internasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Uin-suka.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU