Jumat, 12 SEPTEMBER 2025 • 10:14 WIB

6 Tips Metode Belajar Efektif untuk si Mahasiswa Pelupa!

Author

Ilustrasi Mencari Metode Belajar (freepik.com)

INDOZONE.ID – Pernah nggak sih udah belajar semalaman, tapi otak langsung tidak bisa berpikir saat ujian? Tenang, kamu gak sendirian.

Banyak mahasiswa mengalami hal yang sama gara-gara padatnya jadwal kuliah, tugas numpuk, sampai rapat organisasi yang nggak ada habisnya, atau bahkan masalah dalam rumah.

Ilustrasi mahasiswa sedang belajar di perpustakaan (freepik)

Baca juga: Tips Survive di Kampus Buat Kamu Mahasiswa Introvert, Bukan Gak Bisa Bergaul Tapi Cuman Butuh Recharge Energi!

Fenomena “belajar keras, tapi hilang pas ujian” emang klasik banget di dunia kampus. Akan tetapi, jangan buru-buru menyalahkan otak kamu lemah, ya.

Sebab, masalah ini lebih sering datang dari cara belajar yang kurang tepat. Nah, INDOZONE akan menyarankan kepada kamu enam metode belajar yang mungkin salah satunya cocok untukmu.

6 Metode Belajar untuk Kamu

1. Spaced Repetition

Metode ini menekankan pada pengulangan dengan jarak waktu tertentu. Misalnya, materi yang dipelajari hari ini diulang kembali besok, lalu seminggu kemudian.

Bagi mahasiswa, teknik ini bisa diaplikasikan dengan cara ngebuat jadwal revisi singkat sebelum kelas berikutnya.

2. Active Recall

Daripada hanya ngebaca ulang catatan, mahasiswa diajak untuk menutup buku lalu mencoba mengingat kembali tanpa melihat sumber. Cara ini emang menantang, tapi justru membuat otak bekerja lebih aktif. Cocok untuk persiapan ujian dengan materi tebal.

3. Pomodoro Technique

Pomodoro Technique adalah metode manajemen waktu. Kamu bisa ngebagi waktu menjadi interval fokus 25 menit (disebut pomodoro), diikuti istirahat singkat 5 menit, dan istirahat panjang 15-30 menit setelah empat sesi pomodoro.

Dengan teknik Pomodoro, belajar dilakukan 25 menit penuh, lalu istirahat 5 menit. Siklus ini bisa diulang beberapa kali agar tetap fokus tanpa merasa terbebani.

4. Mind Mapping

Untuk materi kuliah yang kompleks, seperti teori hukum, psikologi, atau ekonomi, mind map bisa membantu. Informasi disusun dalam bentuk peta visual dengan kata kunci dan gambar. Hasilnya, otak lebih mudah menghubungkan konsep satu dengan lainnya.

Baca juga: 4 Cara Efektif Belajar IELTS: Dijamin Dapat Skor Tinggi dan Lolos di Kampus Impian

5. Mengajar Orang Lain

Belajar bersama teman sekelas bisa jadi metode ampuh. Saat menjelaskan ulang materi kepada orang lain, mahasiswa dipaksa memahami konsep dengan lebih baik. Kalau bisa menjelaskan dengan lancar, berarti pemahaman sudah kuat.

6. Associative Learning

Teknik ini menghubungkan materi baru dengan pengalaman yang sudah familiar. Misalnya, mahasiswa komunikasi bisa mengingat teori dengan mengaitkan pada tren media sosial terkini. Hubungan personal ini membuat memori lebih tahan lama.

Belajar Bukan Sekadar Menghafal

Otak manusia bekerja kayak otot. Kalau hanya dipaksa menghafal menjelang ujian, tentu aja bakal mudah lelah dan cepat lupa. Tapi jika dilatih dengan cara yang tepat, daya ingat bisa makin tajam.

Banyak mahasiswa masih terjebak sama metode belajar sistem kebut semalam (SKS). Padahal, cara ini hanya menimbulkan stres dan sering kali berakhir dengan hasil mengecewakan. 

Baca juga: Kakek Rudy Raih Gelar Doktor di SBM ITB di Usia 73 Tahun, Bukti Belajar Gak Pernah Telat

Tak ayal, enam metode di atas bisa jadi alternatif yang lebih sehat dan efektif, untuk menjaga daya ingat sekaligus mengurangi beban belajar kamu.

Nah dari enam metode itu, mana yang paling cocok untuk kamu terapkan? Atau, kamu justru punya strategi belajar unik yang selama ini jadi andalan?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/@andrisadipa

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU