Kamis, 18 SEPTEMBER 2025 • 11:40 WIB

Multitalenta! Vifa Maura, Mahasiswi UB Ukir Prestasi dari Musik hingga Bela Diri

Author

Vifa Maura Alya Zahra (21), jadi mahasiswi inspiratif FH UB (prasetya.ub.ac.id)

INDOZONE.ID - Pernah lihat ajang Miss Indonesia? Tampil cantik bukan segalanya, tapi kecerdasan dan prestasi jadi titik berat penilaiannya. Hal ini juga tercermin dari mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB), Vifa Maura Alya Zahra, yang sukses jadi mahasiswa inspiratif.

Sejak SD, Maura sudah menunjukkan semangat besar untuk mengukir prestasi. Bayangkan, sejak kelas 1 SD ia sudah aktif tampil di panggung musik dengan keahliannya memainkan berbagai instrumen, mulai dari keyboard, gitar, hingga drum.

Baca juga: Kisah Inspiratif Alma Titian Asal Kaltara Raih Beasiswa S2 Penuh di Korsel

Bakatnya juga semakin lengkap dengan suara vokal khas yang unik. Perpaduan nuansa sinden dengan sentuhan rock membuat penampilannya berbeda dari yang lain.

Tapi musik bukan satu-satunya bidang yang ia tekuni. Di usia 20 tahun, Maura berhasil menyandang gelar Puteri Kartini Jawa Timur.

Ia juga aktif di berbagai kegiatan, mulai dari menjadi juri pageant, MC acara besar, hingga tetap berkarya di dunia musik dan hiburan.

Prestasi Maura sejak usia dini (prasetya.ub.ac.id)

Prestasi Maura di bidang musik pun tak main-main. Ia rutin menyabet gelar juara Best Vocalist, bahkan berhasil menjuarai kompetisi jingle, seperti juara 2 Jingle Oskadon dan juara 1 Jingle Geomigas.

Tak berhenti di situ, prestasinya juga meluas ke bidang seni bela diri. Maura pernah menyabet juara karate dan meraih medali tingkat provinsi.

Pada tahun 2022, ia dinobatkan sebagai Siswa Berprestasi Kabupaten Jombang. Dua tahun kemudian, lewat gelar Puteri Kartini Jawa Timur, Maura juga dipercaya menjadi Duta Seni Budaya.

Baca juga: Cerita Inspiratif Eifie, Mahasiswa Difabel yang Lolos UGM dan Punya Banyak Prestasi di Bidang Atletik

Perjalanan Maura menunjukkan bahwa menjadi mahasiswa bukan alasan untuk membatasi diri. Maura percaya dengan semangat dan kerja keras, passion bisa berjalan beriringan dengan prestasi akademik maupun non-akademik. 

"Saya ingin membuktikan bahwa mimpi bisa diraih dengan kerja keras dan konsistensi,” ujarnya, dikutip dari laman FH UB.

Prestasi tidak harus terpaku pada satu bidang. Keberanian untuk mengejar passion justru bisa membuka jalan yang lebih luas, sekaligus menjadi inspirasi bagi banyak mahasiswa lainnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Prasetya.ub.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU