Jumat, 03 OKTOBER 2025 • 17:30 WIB

Kisah Nikolaos Tzenios: Dari Pelajar Biasa Menjadi Kolektor Gelar Internasional yang Inspiratif

Author

Nikolaos Tzenios (timesnownews.com)

INDOZONE.ID - Untuk mahasiswa biasa mendapatkan satu gelar sarjana saja, rasanya sangat sulit dan penuh dengan tantangan. Tapi ternyata ada seseorang yang sangat mencintai ilmu sampai-sampai dia gak cukup hanya punya satu gelar. 

Nikolaos Tzenios adalah sosok inspiratif yang membuktikan bahwa gelar bukan tujuan akhir, melainkan jalan panjang menuju visi yang lebih besar. 

Baca juga: Inspiratif! Kisah Mahasiswi Papua Selesaikan Skripsi Cuma Pakai Handphone

Nikolaos Tzenios kini sebagai salah satu orang paling terpelajar di dunia dengan gelar sarjana lebih dari satu dan lintas disiplin diantaranya Ph.D. (PH), DHSc, DSc(CR), Ph.D. (Psyc), Ph.D. (Int), DBA, FRSPH, FRSM, FAAMFM, FWAMS, gelar yang mulai dari kesehatan masyarakat, riset medis, hingga ilmu sosial.

Jejak Awal dan Semangat Belajar

Nikolaos muncul dari latar pendidikan biasa, seperti banyak mahasiswa pada umumnya. Tapi gairahnya untuk terus belajar membawanya menjalani perjalanan akademik yang luar biasa.

Gak puas dengan satu gelar, dia terus mendaftar dan menyelesaikan berbagai jenjang pendidikan di bidang kesehatan masyarakat, riset medis, maupun disiplin terkait lainnya.

Karena dedikasi dan fokusnya, dia perlahan dikenal sebagai salah satu individu dengan koleksi gelar terbanyak di dunia. Bukan sekadar jumlah, tetapi prestasi dan kontribusinya di bidang penelitian dan publikasi membuat perjalanannya semakin bermakna.

Kiat dan Strategi Menjadi “Pelajar Seumur Hidup”

Ada beberapa pola pikir dan kebiasaan yang bisa kita petik dari Nikolaos yaitu: 

Konsistensi dan disiplin jangka panjang

Memburu banyak gelar bukan perkara mudah. Nikolaos menunjukkan bahwa kemauan untuk terus belajar meskipun harus menghadapi revisi, ujian, dan hambatan finansial menjadi modal utama.

Keinginan untuk berkontribusi

Tiap gelar yang ia ambil tidak hanya untuk status, tetapi untuk memperkuat karya riset, memperluas wawasan, dan menyumbangkan pengetahuan ke publik melalui penelitian.

Interdisipliner

Gelar-gelar Nikolaos bukan hanya satu bidang saja. Ia merambah ilmu kesehatan, riset sosial, publikasi ilmiah, dan proyek global. Keberanian melintasi batas disiplin memberi nilai tambah dalam konteks riset dunia.

Publikasi dan kolaborasi

Untuk seseorang dengan banyak gelar, yang membedakan adalah dampak penelitian yang dirilis. Nikolaos aktif dalam publikasi internasional dan bekerja sama lintas negara, membuktikan bahwa ilmu tidak punya batas nasional.

Tentu saja, tantangan seperti biaya studi, beban penelitian, dan prosedur akademik gak mudah. Tapi jika dikombinasikan dengan visi yang jelas, jaringan, dan konsistensi, peluang untuk bersaing internasional tetap terbuka lebar.

Baca juga: Kisah Dr. Hema Sane: Botanist Pengajar di Kampus Abasaheb Garware College yang Hidup Tanpa Listrik

Mahasiswa bisa memulai dari langkah kecil. Mulai dari aktif di riset kampus, ikut konferensi kecil, terlibat publikasi kosong, hingga menjalin kolaborasi antar universitas. 

Gelar banyak bukan keharusan, tapi kalau dijalani dengan semangat seperti Nikolaos, setiap langkah akan punya makna.

Nah jika kamu punya kesempatan terus menambah ilmu tanpa batas, jurusan atau isu apa yang akan kamu tekuni?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: LinkedIn.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU