INDOZONE.ID - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tengah mengkaji skema kerja sama dengan beberapa pelaku industri, mulai dari Kadin Indonesia hingga Danantara.
Hal ini menjadi salah satu cara untuk memastikan bahwa penerima beasiswa bisa terserap industri.
Plt. Direktur LPDP Sudarto mengungkapkan bahwa ini menjadi upaya untuk pemetaan talenta, bagi orang yang sudah diberikan fasilitas LPDP untuk menjalani pendidikan. Nantinya, mereka diharapkan bisa berdampak nyata buat pembangunan.
Baca juga: Dari PAUD hingga Kampus, Enuma Bukti Pendidikan Digital Nggak Cuma buat Anak Kecil
“Oleh karena itu, kami saat ini bicara dengan industri, termasuk dengan Kadin misalnya, dengan beberapa BUMN dan kami juga akan bicara dengan Danatara juga, bagaimana bisa mengutilisasi dari tidak menutupi bagaimana bisa mengendaya gunakan teman-teman lulusannya LPDP ini untuk industri, terutama yang industri strategis," ujar Sudarto.
Sudarto juga berharap bahwa dampak dari program beasiswa LPDP bisa lebih optimal, karena lulusannya dilibatkan dalam aktivitas industri sejak awal.
Baca juga: 8 Jurusan Unik di Dunia, Mulai dari Belajar Manga hingga Teh!
Apalagi saat ini, LPDP juga fokus memberikan beasiswa ke jurusan-jurusan yang dibutuhkan di industri saat ini.
Upaya ini juga berbarengan dengan penguatan ekosistem supaya penerima bisa balik ke Tanah Air pasca menyelesaikan studinya di luar negeri.
Baca juga: ITB Kembangkan Drone ZEKE-03, Solusi untuk Inspeksi Ruang Sempit
“Jika wajibkan mereka kembali ke tanah air. This is not free ticket to study abroad, tapi ini adalah tiket eksklusif untuk kontribusi di pembangunan dalam negeri,” ujar dia.
Terakhir, Sudarto juga menyebutkan bahwa target penerima LPDP untuk tahun 2026 diproyeksikan sebanyak 4 ribu orang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA