Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Kamis, 09 OKTOBER 2025 • 17:28 WIB

Ini 7 Langkah Jadi Dokter Militer, Profesi Super Keren dengan Mental Baja, Cukupkah Kuliah Kedokteran?

Ini 7 Langkah Jadi Dokter Militer, Profesi Super Keren dengan Mental Baja, Cukupkah Kuliah Kedokteran?Ilustrasi profesi dokter militer (freepik)

INDOZONE.ID - Jadi dokter itu keren. Tapi pernah kepikiran nggak, gimana rasanya kalau kamu bisa jadi dokter sekaligus prajurit? Yup, jadi dokter militer!

Menjadi dokter militer berarti kamu butuh dedikasi ganda bukan cuma menguasai ilmu medis, tapi juga siap ditempa seperti prajurit sejati. Buat mahasiswa kedokteran yang punya semangat tinggi buat berkontribusi pada negara, jalur ini bisa jadi pilihan luar biasa.

Baca juga: 2 Dokter UB Balik ke Indonesia Usai Jalani Misi Kemanusiaan di Gaza Selama 3 Pekan

Nah, ini dia langkah-langkah buat kamu yang pengin jadi dokter militer!

7 Langkah Jadi Dokter Militer, Profesi Super Keren dengan Mental Baja

1. Kuliah Kedokteran

Buat kamu mahasiswa kedokteran, selamat! Kamu sudah berada di jalur yang tepat. Langkah awalnya tentu menyelesaikan kuliah kedokteran S1 hingga mendapat gelar S.Ked. (Sarjana Kedokteran).

Baca juga: Bukan Cuma Bicara! UB Kirim Dua Dokter ke Gaza, Bawa Harapan di Tengah Perang

Setelah itu, lanjutkan pendidikan profesi dokter sampai lulus dan resmi menyandang gelar dr. Intinya, kamu harus menguasai seluruh dasar ilmu medis sebelum lanjut ke tahap berikutnya.

2. Raih STR dan Lolos Uji Kompetensi

Setelah lulus, kamu wajib mengikuti Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD). Kalau sudah lolos, baru deh kamu bisa mengurus Surat Tanda Registrasi (STR). Tanpa STR, kamu belum bisa praktik secara legalapalagi bergabung dengan militer.

Baca juga: 12 Istilah dalam Dunia Kedokteran, Maba FK Wajib Banget Tahu!

3. Ikuti Seleksi PAPK TNI

Langkah berikutnya, daftarkan diri kamu dalam seleksi Perwira Prajurit Karier (PAPK) TNI. Di sinilah garis start karier dokter militer dimulai. Kamu akan bersaing dengan para tenaga profesional lain yang juga ingin mengabdi lewat jalur militer.

4. Jalani Pendidikan TNI yang Intensif

Setelah dinyatakan lolos, kamu akan “menanggalkan” jas putih sementara dan ikut pendidikan militer intensif selama sekitar 7 bulan.

Di sini, kamu akan dilatih soal fisik, mental, dan kepemimpinan, karena sebagai dokter militer, kamu bukan hanya penyembuh, tapi juga bagian dari prajurit yang siap siaga.

Baca juga: Menelusuri Jejak Pendidikan Kedokteran di Gedung FK UI Salemba Pada Abad ke-19 Hingga Saat Ini

5. Pelantikan dan Pengangkatan Pangkat Pertama

Begitu pendidikan dasar kemiliteran selesai, kamu akan dilantik sebagai perwira TNI dengan pangkat awal Letnan Dua (Letda). Di momen ini, kamu akan mengucapkan sumpah bukan hanya sebagai dokter, tapi juga sebagai prajurit negara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/@edulab.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Ini 7 Langkah Jadi Dokter Militer, Profesi Super Keren dengan Mental Baja, Cukupkah Kuliah Kedokteran?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!