Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Kamis, 09 OKTOBER 2025 • 19:40 WIB

Awal Mula Senioritas! 4 Fakta Menarik Soal Tradisi Perpeloncoan, Ternyata Bukan Cuma di Indonesia!

Awal Mula Senioritas! 4 Fakta Menarik Soal Tradisi Perpeloncoan, Ternyata Bukan Cuma di Indonesia!Suasana PKKMB kampus (unila.ac.id)

INDOZONE.ID - Di usia berapa kamu tahu sejarah istilah perpeloncoan? Kegiatan ospek yang digelar oleh para senior atau kakak tingkat (kating) ini sering kali terasa terlalu “berbau senioritas”.

Ternyata tradisi ini sudah ada sejak lama dan punya sejarah yang panjang. Penasaran? Yuk simak asal-usul istilah perpeloncoan yang ternyata nggak cuma ada di Indonesia!

Baca juga: Bukti Agent of Change, Ini 3 Aksi Mahasiswa yang Mencetak Sejarah

4 Fakta Menarik Soal Tradisi Perpeloncoan, Ternyata Bukan Cuma di Indonesia!

1. Bermula dari Sekolah Kedokteran di Zaman Belanda

Tradisi senioritas ternyata sudah ada sejak masa kolonial Belanda, khususnya di sekolah kedokteran School tot Opleiding van Inlandsche Artsen (STOVIA).

Mahasiswa baru kala itu dituntut untuk menuruti segala perintah senior: memanggil “tuan”, membeli makanan, membersihkan sepatu, dan sebagainya.

Baca juga: Sukses Gelar Seminar Nasional, FIB Undip Angkat Isu Profesionalisme Penulisan Sejarah di Gedung Art Center

Hingga lama-kelamaan, makna disiplin ini malah berubah menjadi bentuk dominasi.

2. Semakin Keras Saat Masa Pendudukan Jepang

Masuk era pendudukan Jepang, tradisi ini makin kuat dengan adanya budaya puronko, istilah Jepang yang menggambarkan sistem senioritas ketat.

Budaya ini kemudian menyebar luas di Indonesia, mulai dari fakultas kedokteran hingga kampus-kampus lainnya.

Baca juga: 5 Rekomendasi AI yang Bisa Bantu Buat Tugas Ospek Mahasiswa, Lebih Mudah dan Efisien

3. Ternyata Bukan Cuma di Indonesia

Fenomena serupa juga terjadi di Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan. Bedanya, di luar negeri perpeloncoan umumnya tidak terjadi saat ospek kampus, melainkan di komunitas atau klub mahasiswa sebagai syarat masuk anggota baru.

4. Pemerintah Sudah Berusaha Mengubahnya

Sebenarnya, pemerintah sudah berupaya menghapus praktik ini. Melalui Permendikbud No. 18 Tahun 2016, kegiatan ospek resmi diganti menjadi Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).

Baca juga: 6 Hal yang Wajib Dilakukan Mahasiswa Baru Selama Masa Ospek, Pantau Jadwal hingga Cari Relasi

Dalam aturan ini, kegiatan diperbolehkan hanya jika bersifat edukatif, tanpa kekerasan, serta berfokus pada perkenalan dan pembentukan karakter mahasiswa. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/@meddictive.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Awal Mula Senioritas! 4 Fakta Menarik Soal Tradisi Perpeloncoan, Ternyata Bukan Cuma di Indonesia!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!